Pemkab Harus Tindak Pelaku Mesum

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Menanggapi maraknya alun-alun Kebumen yang dijadikan tempat mesum oleh pasangan muda-mudi, A’wan Syuriah Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Kebumen, M Sudjangi, meminta Pemkab Kebumen menindak tegas. Pasalnya, jika dibiarkan begitu saja bukan tidak mungkin alun-alun Kebumen akan semakin dikotori oleh perbuatan-perbuatan asusila.

M Sudjangi mengaku miris dan prihatin melihat kondisi pergaulan remaja di Kebumen yang belakangan dinilainya makin mengkhawatirkan itu. Dia mengharapkan pemerintah dan instansi terkait cepat untuk mengambil solusi atas permasalahan tersebut.
“Kita melihat kondisi pergaulan remaja belakangan semakin tidak terkendali. Nah, kita harapkan peran pemerintah terus dioptimalkan, untuk melakukan edukasi kepada mereka, khususnya yang masih berstatus pelajar,” kata M Sudjangi di Balai Wartawan Kebumen, Kamis (23/8).

Sudjangi menyarankan, edukasi sangat penting dan harus terus dilaksanakan. Misalnya ia mencontohkan, pemkab dengan melakukan sosialisasi mengenai dampak negatif seks bebas atau narkoba ke sekolah. “Selain pihak pemkab juga harus melibatkan dan memberdayakan peran dari ormas yang peduli terhadap persoalan ini untuk aktif mengawasi pergaulan bebas dengan dampak negatif yang ditimbulkannya,” ujarnya.

Disamping itu, kepada khususnya orang tua untuk senantiasa melakukan pengawasan terhadap anaknya. Pergaulan anaknya harus terus dipantau, kemana saja mereka pergi, serta siapa saja teman-temannya. “Awasi kemana anak mereka berjalan dan pergaulannya. Jangan sampai hingga jam 2 malam masih nongkrong. Khawatirnya mereka akan melakukan tindakan yang negatif,” katanya.
Untuk itu, dia meminta kepada instansi terkait, untuk intens dan rutin melakukan razia. “Kita minta lakukanlah tindakan seperti razia-razia, Ormas Islam siap mendukung jika dibutuhkan,” tandasnya.

Meski demikian, dia mengapresiasi Pemkab Kebumen yang menciptakan alun-alun sebagai ruang terbuka dan lebih nyaman. “Kami sebagai warga yang tinggalnya dekat alun-alun merasa sangat senang dengan kondisi alun-alun yang sekarang jauh lebih baik,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Ketertiban Umum (Tibum) pada Satpol PP Kebumen, Bambang Priyambodo SSos mengatakan, hampir rata-rata pelaku mesum yang pernah terjaring razia merupakan remaja yang masih berstatus pelajar. Hal ini juga menyulitkan penindakan karena mereka masih dibawah umur. Menurutnya, Satpol PP hanya bisa menghimbau mereka tidak melakukan tindakan mesum ditempat tersebut.

“Sudah sangat sering kita lakukan razia, namun memang tidak ada efek jera. Yang pernah kita lakukan, kita bawa pelaku itu ke Kantor Satpol PP dan kita undang orangtuanya. Setelah itu kita minta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan itu. Hanya itu yang bisa kami lakukan,” ujar Bambang Priyambodo di ruang kerjanya, kemarin.(ori/radarbanyumas)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

أحدث أقدم