| Kaca jendela gerbong KA Kutojaya Selatan retak akibat dilempari batu. (Foto : Jarot Sarwosambodo) |
Menurut penumpang KA Kutojaya Selatan warga Bagelen Purworejo Isti (34), pelaku tidak terlihat karena kereta berjalan kencang dan aksi terjadi pada malam hari. "Sepertinya ketika masuk daerah persawahan. Tiba-tiba kaca jendela retak dan sebagian pecahannya berhamburan mengenai badan Afrizal (10) anak saya," ungkapnya, saat tiba di Stasiun Besar Kutoarjo.
Kendati demikian, Afrizal tidak mengalami luka karena hanya sedikit pecahan yang mengenai tubuhnya. Selain itu, batu yang digunakan pelaku tidak sampai menembus kaca masuk ke dalam gerbong.
Adanya pelemparan juga diakui Sugeng (32) pemudik warga Desa Rowo Kecamatan Mirit Kebumen, penumpang KA Senja Ekonomi Progo. Tidak ada penumpang yang luka karena batu hanya mengenai atap gerbong. "Suara atap kena lemparan batu cukup keras, saat kejadian kereta sedang jalan di wilayah Kebumen," tuturnya.
Sugeng berharap PT Kereta Api Indonesia (KAI) lebih meningkatkan pengawasan keamanan lingkungan sekitar jalur kereta. "Harus betul-betul ditingkatkan pengamananya, sebab aksi itu bisa berbahaya bagi keselamatan penumpang," tegasnya. (Jas/krjogja.com)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
إرسال تعليق
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!