KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Kontroversi mengenai maraknya pungutan liar (retribusi/tiket masuk tidak resmi) di kawasan objek wisata Pantai Setrojenar atau Pantai Bocor sedah cukup lama menjadi trending topik. Banyak masyaratat yang mengeluhkan dan menyayangkan adanya tindakan tersebut. Pengunjung banyak yang mengumbar keluhannya melalui media-media, salah satunya di grup jejaring sosial facebook Berita Kebumen. Mereka berharap ada tindakan dari petugas terkait.Informasi yang dihimpun BK, alih-alih ditanggapi, Satpol PP dan Dinsa Pariwisata terkesan lepas tangan dan tak mauikut campur akan problem tersebut. Inilah beberapa alasan Satuan Polisi Pamong Praja Kebumen belum mau turun tangan:
Belum adanya laporan atau permintaan resmi dari pemerintah desa Setrojenar.
Menyangkut kontroversi status objek wisata (obwis) Pantai setrojenar dengan TNI. (Perlu duduk bersama dengan berbagai pihak, termasuk TNI)
Obwis masih dikelola pemerintah desa. (Retribusi masih dikeluarkan oleh Pemdes)
"Lagi pula obwis tersebut masih dikelola oleh pemerintah desa., retribusinya juga dikeluarkan oleh desa. Satpol PP akan bergerak manakala ada persoalan yang berkaitan dengan obwis yang sudah dikelola oleh Dinas Pariwisata Kabupaten. Lha wong dari pihak Dinas Pariwisata saja tidak mau ikut campur dalam urusan ini, apalagi Satpol PP," ujar Kabid Ketertiban Umum dan Sosial Satpol PP Kebumen, Bambang Priambodo SSos, dikutip Kebumen Ekspres Rabu (14/8).
(bk01/mat/kebumen ekspres)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!