KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Daftar jumlah korban yang tewas di jalan raya akibat kecelakaan lalu lintas di Kebumen semakin panjang. Merujuk data TMC Sat
Lantas Polres Kebumen, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah kabupaten berslogan Beriman itu meloncak di bulan Mei.
Selama sebulan terjadi 42 kasus kecelakaan yang mengakibatkan 13 orang terkapar tak bernyawa di jalanan. Dua korban luka berat dan 56 orang lainnya luka ringan. Jika akumulasikan, kerugian material yang diakibatkan mencapai Rp 88,3 juta.
Memasuki bulan Juni, kecelakaan lalu lintas terus terjadi. Bahkan dalam semalam terjadi dua kasus kecelakaan di Kecamatan Prembun. Kecelakaan pertama terjadi pukul 18.00 terjadi di Jalan Prembun–Purworejo Km 19-20 di sebelah timur pertigaan Dadap
Tulak Desa Kabekelan. Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan yaitu Truk Gandeng Nopol R-1981-E dengan sepeda motor Honda Supra X Nopol AA-3492-EE serta
mobil Daihatsu Xenia Nopol AA-875-JD.
Akibat kecelakaan itu pengemudi Xenia Saeful Fahrudin (24), warga Kebumen mengalami luka berat sedangkan penumpang Xenia Idrus Jatmiko (23), warga Petanahan mengalami luka ringan. Selang beberapa jam, persisnya pukul 21.20, tak jauh dari lokasi kecelakaan terjadi tabrakan sepeda motor Honda Mega Pro Nopol H-4220-OH dengan truk Mitsubishi Nopol AA-1413-PD.
Seorang pengendara sepeda motor bernama Ervin Kristina (25), warga Tlogosasri, Semarang meninggal di tempat akibar luka di bagian kepala.
Kapolres Kebumen AKBP Heru Trisasono SIK MSi melalui Kasat Lantas AKP Catur C Wibowo SIK MH mengatakan, jika dibandingkan bulan April angka laka lantas selama Mei melonjak 75%. Selain di jalan raya, yang cukup menonjol ialah laka lantas di perlintasan kereta api.
"Kecelakaan lalu lintas di perlintasan KA mengalami peningkatan lebih dari 100% jika dibandingkan bulan sebelumnya," ujarnya, Minggu (9/6)
TMC Satlantas mencatat khusus bulan Mei terjadi empat kecelakaan di perlintasan kereta api. Tiga korban meninggal dunia. Adapun selama 2013 terjadi enam kasus laka lantas di perlintasan KA baik berpalang pintu atau tidak. Empat orang meninggal dan dua korban terluka.( Supriyanto)
Reporter :
Editor :
Sumber : suaramerdeka
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Lantas Polres Kebumen, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah kabupaten berslogan Beriman itu meloncak di bulan Mei.
Selama sebulan terjadi 42 kasus kecelakaan yang mengakibatkan 13 orang terkapar tak bernyawa di jalanan. Dua korban luka berat dan 56 orang lainnya luka ringan. Jika akumulasikan, kerugian material yang diakibatkan mencapai Rp 88,3 juta.
Memasuki bulan Juni, kecelakaan lalu lintas terus terjadi. Bahkan dalam semalam terjadi dua kasus kecelakaan di Kecamatan Prembun. Kecelakaan pertama terjadi pukul 18.00 terjadi di Jalan Prembun–Purworejo Km 19-20 di sebelah timur pertigaan Dadap
Tulak Desa Kabekelan. Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan yaitu Truk Gandeng Nopol R-1981-E dengan sepeda motor Honda Supra X Nopol AA-3492-EE serta
mobil Daihatsu Xenia Nopol AA-875-JD.
Akibat kecelakaan itu pengemudi Xenia Saeful Fahrudin (24), warga Kebumen mengalami luka berat sedangkan penumpang Xenia Idrus Jatmiko (23), warga Petanahan mengalami luka ringan. Selang beberapa jam, persisnya pukul 21.20, tak jauh dari lokasi kecelakaan terjadi tabrakan sepeda motor Honda Mega Pro Nopol H-4220-OH dengan truk Mitsubishi Nopol AA-1413-PD.
Seorang pengendara sepeda motor bernama Ervin Kristina (25), warga Tlogosasri, Semarang meninggal di tempat akibar luka di bagian kepala.
Kapolres Kebumen AKBP Heru Trisasono SIK MSi melalui Kasat Lantas AKP Catur C Wibowo SIK MH mengatakan, jika dibandingkan bulan April angka laka lantas selama Mei melonjak 75%. Selain di jalan raya, yang cukup menonjol ialah laka lantas di perlintasan kereta api.
"Kecelakaan lalu lintas di perlintasan KA mengalami peningkatan lebih dari 100% jika dibandingkan bulan sebelumnya," ujarnya, Minggu (9/6)
TMC Satlantas mencatat khusus bulan Mei terjadi empat kecelakaan di perlintasan kereta api. Tiga korban meninggal dunia. Adapun selama 2013 terjadi enam kasus laka lantas di perlintasan KA baik berpalang pintu atau tidak. Empat orang meninggal dan dua korban terluka.( Supriyanto)
Reporter :
Editor :
Sumber : suaramerdeka
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!