Jelang Ramadan, Harga Gaplek Melonjak

cuaca banyak hujan, perajin gaplek harus kerja keras menjemur gaplek (Foto: Dasih Darmawati)
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Berbagai makanan kering khas Kebumen seperti lanting ternyata berbahan baku tepung gaplek/singkong kering. Karena itu, mendekati datangnya Ramadhan 2013 permintaan pasar terhadap tepung gaplek di Kebumen, semakin meningkat.

Sayangnya realisasi produksinya di tingkat produsen gaplek hingga produsen tepungnya sejak minggu terakhir Mei
sampai minggu pertama Juni 2013, terkendala oleh tingginya curah hujan.

"Akibat permintaan tinggi namun penyediaannya terkendala oleh tingginya guyuran hujan akhir-akhir ini, menjadikan harganya pun melonjak," kata Pemilik usaha penggilingan gaplek di Desa Kutosari, Kabupaten Kebumen, Muslim, Selasa (04/06/2013).

Muslim menjelaskan berdasarkan keterangan perajin gaplek di pedesaan Kecamatan Karanggayam dan Karangsambung tingginya guyuran hujan menjadikan produksi gaplek sulit mengikuti tingginya permintaan pasar. Dengan cuaca tak menentu itu, perajin yang sudah terlanjur mengupas singkong harus mengerahkan tenaga untuk 'berkejar-kejaran' dengan mendung.

"Sedikitnya waktu penjemuran dan banyaknya tenaga yang dicurahkan dalam proses penjemuran itu berimbas pada melonjaknya harga gaplek di tingkat perajin. Sebab, kualitas tepung gaplek sangat tergantung pada kondisi gapleknya, semakin rendah kadar airnya maka kualitas tepung semakin baik. Kadar air yang rendah pada gaplek juga menguntungkan bagi kondisi mesin penggiling, karena mesin tak gampang rusak." (Dwi/krjogja.com)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

أحدث أقدم