Sejumlah lomba berbasis Islami diselenggarakan meliputi lomba dai muda, nasyid, kaligrafi, cerita pendek islami, majalah dinding islami, qiroah dan lomba kreasi jilbab. Lomba tersebut diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri atas murid SMA/MA/SMK di Kebumen.
Adapun puncak acara ICF digelar Rabu (26/6) dengan menggelar talkshow yang menghadirkan Ustad Nizam Zulfikar. Dalam ceramahnya, dai muda ANTV tersebut mengangkat tema khas remaja "Say No To Galau". Sekitar 300 pelajar yang hadir dalam acara itu, tampak antusias mengikuti talkshow.
Tampak hadir Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Dra Dyah Woro Palupi dan kepala SMA 2 Kebumen Rahmat Priyono SPd MM. Sebelum talkshow acara dimeriahkan pentas drama dari murid SMA 1 Klirong dan grup nasyid DNA dan Oasis dari SMA 1 Kebumen. Dalam kesempatan itu juga diserahkan hadiah bagi para pemenang lomba.
Ketua Forsas Kebumen, Asa Taufiqurrahman menjelaskan, festival kebudayaan Islam tersebut kali ini merupakan tahun kedua. Melalui kegiatan itu pihaknya ingin membentengi para pelajar moral muslim dengan berbagai kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai Islam.
"Selain untuk syiar Islam, dalam acara ini kami ingin mengajak kepada para generasi muda untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat," ujar Asa Taufiqurrahman kepada Suara Merdeka di sela-sela acara.
Bersama Pendamping Forsas Ustad Hendra Tri Hapsoro yang juga pembina Rohis SMA 1 Kebumen, Asa menambahkan, Forsas dibentuk pada tahun 2002. Saat ini memiliki pengurus sebanyak 60 pelajar yang berada di 12 sekolah di Kebumen. Adapun berbagai kegiatan Forsas antara lain menggelar semarak Ramadan dan silaturahmi pelajar.
( Supriyanto / suaramerdeka.com)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================
إرسال تعليق
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!