Tak Dibelikan Motor, Pelajar Gantung Diri

PEJAGOAN (www.beritakebumen.info) - Ariyanto (17) warga Desa Watulawang RT.05/03 Kecamatan Pejagoan Kebumen nekad mengahiri hidupnya dengan gantung diri lantaran tidak dibelikan sepeda motor. Korban yang masih berstatus pelajar ini ditemukan dalam kondisi tewas gantung diri di sebuah gubuk kosong milik Amad yang tak jauh dari rumah korban.

Peristiwa tersebut diketahui pertama oleh Sarno (40) warga Desa Watulawang RT.03/01 Pejagoan Kebumen, Selasa (28/5/2013) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu Sarno hendak pergi ke kebun, ia trkejut ketika melewati gubug kosong dan melihat sesosok tubuh manusia tergantung di blandar dengan seutas tali kuning. Sarno lantasmemanggil dan mengajak rekannya Bambang Suseno (50) warga Desa Watulawang RT.07/02 Pejagoan Kebumen untuk bersama melihat kondisi korban. Setelah di cek, korban sudah dalam keadaan tak bernyawa. Tubuhnya tergantung pada blandar dengan ketinggian 2,29meter dari tanah.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Pejagoan. Hasil olah TKP dan pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda penganiayaan. Korban dinyatakan murni tewas akibat gantung diri dengan ciri lidah menjulur, perut agak turun ke bawah, keluar sperma dari kemaluan, dan kuku membiru. (bk01/mat/reskbm)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

Previous Post Next Post