Rasio Dokter dan Pasien Tak Imbang

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Pertumbuhan penduduk di Kabupaten Kebumen menyebabkan kabupaten berslogan "Beriman" ini masih kekurangan dokter. Saat ini, Keumen sedikitnya kekurangan 350 dokter umum. Hal ini berdasarkan peraturan menteri kesehatan, jumlah dokter yang ideal adalah satu dokter melayani 2.500 penduduk atau 40 : 100.000. Namun, rasio jumlah dokter di Kabupaten Kebumen saat ini satu dokter melayani 7.647 penduduk atau 13 : 100.000 penduduk. Sedangkan saat ini penduduk Kabupaten Kebumen mencapai lebih dari 1,3 juta penduduk.

Hal itu disampaikan disampaikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (ID) Cabang Kebumen yang baru terpilih dr H Pujo Trimakno saat memberikan sambutan pada acara pelantikan pengurus IDI cabang Kebumen periode 2013 - 2016.

Jumlah dokter di Kabupaten Kebumen sendiri saat ini berjumlah 205 dokter. Terdiri dari 170 dokter umum dan 35 dokter spesialis. Dari jumlah tersebut, mereka bertugas di Puskesmas, rumah sakit pemerintah maupun swasta.

"Jika dibanding dengan jumlah penduduk Kabupaten Kebumen, tenaga dokter dirasa masih amat kurang," ujar Pujo Trimakno.

Pujo Trimakno menyatakan, sebagai ketua IDI Cabang Kebumen yang barua ia akan melakukan skala prioritas dengan memperjuangkan nasib para dokter baik yang bekerja sebagai PNS maupun swasta. Hal ini amat penting karena sebagai pengurus IDI ia ingin memberdayakan semua dokter yang ada di Kebumen. Memberdaya dalam hal ini secara khusus kepada dokter spesialis agar berkarya nyata.

Dikatakan dia, RSUD Kebumen yang akan ditingkatkan menjadi rumah sakit tipe B membutuhkan dokter spesialis yang cukup banyak. Diantaranya spesialis Ortopedi, Bedah Gigi, Ahli Kecantikan Gigi dan Mulut dan ahli Eurologi yang dirasa masih kurang. Sedang untuk dokter spesialis penyakit dalam dirasakan sudah cukup memadai.

Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh Bupati H Buyar Winarso SE, Wakil Bupati Djuwarni AMdPd, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen dr Hj Rini Kristiani MKes, Ketua IV IDI wilayah Jawa Tengah dr Sutrisno SpOG dan sejumlah direktur rumah sakit yang ada di Kabupaten Kebumen.

Pelantikan pengurus IDI Cabang Kebumen dilakukan oleh Ketua IV IDI Wilayah Jawa Tengah dr Sutrisno SpOG.

Dalam sambutannya, Sutrisno meminta pemerintah agar lebih memberikan penghargaan kepada profesi dokter. "Dipilihnya pengurus IDI Cabang Kebumen yang masih muda-muda, agar jangan hanya berjalan tetapi larinya harus lebih kencang," kata Sutrisno.

Ada pandangan yang berbeda pada pelantikan pengurus IDI kemarin, Bupati H Buyar Winarso dan wakilnya Djuwarni AMdPd hadir dan duduk bersebelahan. Saat dikonfirmasi, ajudan bupati mengatakan, sebenarnya yang dijadwalkan hadir pada pelantikan pengurus IDI adalah asisten dua sekda. "Bu wakil mewakili bupati di Kodim, pak bupati acara pembekalan BPD di gedung Setda. Namun ternyata selesainya bareng, akhirnya datang semua ke pelantikan pengurus IDI ini," ujar ajudan bupati. (ori/radarbanyumas.co.id)

=============================================================
KOMENTAR PEMBACA | KOMENTAR FACEBOOKER


=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | TWITTER |

BERITA LAYANAN PUBLIK LAINNYA:
أحدث أقدم