| Petani bengkoang asal Prembun (Foto : Dasih Darmawati/krjogja) |
"Karena ingin cepat mendapatkan uang, petani banyak yang memilih panen muda di umur 3 atau 4 bulan atau umur ideal untuk dikonsumsi sebagai buah segar. Sedangkan pabrik justru meminta bengkoang umur 6 bulan yang kadar tepungnya sudah tinggi," kata Petani merangkap padagang bengkoang Ny Tulus (60) di Pasar Bengkoang Prembun, Senin (13/05/2013).
Menurut Ny Tulus kuota dari pabrik kosmetik di Wonosari dan Jakarta mencapai 8 sampai 10 ton perminggu. Namun kuota itu jarang terpenuhi, apalagi di musim penghujan. Mengingat produksi bengkoang di musim penghujan jauh lebih
rendah dibandingkan kemarau. "Di musim penghujan areal bengkoang sempit karena sebagian besar lahan ditanami padi. Sebaliknya, saat kemarau hampir semua lahan sawah di Prembun ditanami bengkoang, sehingga produksi berlimpah," jelas Ny Tulus.
Ny Tulus menambahkan petani juga mengalami kesuliman memenuhi permintaan relasi di Pulau Bali termasuk pengusaha asinan di Bogor dan Bandung. Permintaan baru bisa terpenuhi saat musim kemarau. (Dwi/krjogja.com)
=============================================================
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | TWITTER |
BERITA KECAMATAN PREMBUN LAINNYA: