Pedagang di Kebumen Setuju Tekan Harga Daging Sapi, Asalkan...

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Rencana Pemerintah untuk merevisi harga daging sapi mencapai Rp 75 ribu perkilogram disambut baik oleh para pedagang sapi di Kabupaten Kebumen. Namun para pedagang keberatan bila Pemerintah menempuh cara mengglontor pasar dengan daging sapi impor.

"Kami tak setuju bila rencana itu dicapai dengan pengglontoran daging sapi impor ke pasar. Lebih baik diimpor sapi hidup. Sebab, mengimpor daging berbeda dengan mengimpor sapi hidup," kata Pedagang daging di Sentra Penggilingan Daging Terminal Non Bus Kebumen, H Dalwan (40), Rabu (22/05/2013).

Pendapat sama diungkapkan Hj Yuni (40), pedagang daging di Pasar Tumenggungan Kebumen. Berdasarkan pengalaman daging impor tak disukai konsumen. Selain warnanya pucat dan kurang menarik, daging impor dikenal 'cengeng' atau cepat menurun tingkat kesegarannya. "Kondisi daging impor itu mungkin disebabkan penyimpanan yang lama di lemari pendingin. Mungkin kondisinya akan terlihat segar bila yang diimpor adalah sapi hidup yang kemudian dipotong di sini," ujar Hj Yuni.

Harga daging sapi di Kebumen yang kini Rp 85 ribu perkilogram, menurut pedagang sangat dipengaruhi oleh harga sapi hidup yang kini Rp 35 ribu perkilogram sapi jantan hidup dan Rp 30 ribu perkilogram sapi betina hidup.
(Dwi/Krjogja)

=============================================================
KOMENTAR PEMBACA | KOMENTAR FACEBOOKER

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | TWITTER |


BERITA KATEGORI LAINNYA:
أحدث أقدم