Waspada Hujan dan Angin Kencang

Atap seng Pasar Krakal terbang disapu angin dan menimpa rumah warga. (Foto: Sukmawan/krjogja)
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Menurut pengalaman dua tahun sebelumnya, yaitu tahun 2011 dan 2012, siklus hujan disertai angin kencang di wilayah Kebumen kerap terjadi pada bulan Februari hingga Maret. Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan dan angin kencang pada bulan ini.

Di tahun 2012, tercatat 82 peristiwa angin kencang di sejumlah wilayah. Kerusakan yang diakibatkan, 20 rumah rusak berat, 38 rumah rusak sedang, dan 519 rumah rusak ringan dengan kerugian sekitar Rp 2,03 miliar.

Untuk tahun 2013, peristiwa angin kencang yang merusak sejumlah rumah, terjadi Jumat (22/2/2013) malam di Kecamatan Adimulyo, Kuwarasan, Petanahan, Klirong, dan Kebumen. "Tercatat ada 16 rumah rusak ringan, 2 rumah rusak sedang, dan 4 rumah rusak berat," jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen dr HA Dwi Budi Satrio MKes melalui Kasi Kedaruratan Arief Rahmadi, Jumat (1/3/2013).

Peristiwa terakhir, atap seng Pasar Krakal di Kecamatan Alian beterbangan dihempas angin kencang yang disertai hujan pada Rabu (27/2/2013) sekitar pukul 20.30. Sebanyak 12 lembar seng berukuran 4x1 meter, terbang dan menimpa rumah Jumiran (57) warga Desa Krakal yang berjarak sekitar 100 meter dari Pasar Krakal.

Karena itu masyarakat diingatkan untuk memperkuat struktur bangunan atap rumah, serta menebang pohon yang menjulang tinggi dan yang sudah tua. (bk01/Suk/krjogja)


=============================================================
KOMENTAR PEMBACA

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP
أحدث أقدم