KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Polres Kebumen menetapkan Sofidin, Ketua Kelompok Tani Mulia Lestari II Candimulyo sebagai tersangka korupsi kasus penggelapan dana bantuan sosial (bansos) pengadaan sapi betina untuk kelompok taninya. Warga Dukuh Pejaten Desa Candimulyo RT.01/02 Kecamatan Kebumen ini diduga telah merugikan negara sebesar Rp 103,562 juta.
Kapolres Kebumen AKBP Heru Trisasono SIK MSI melalui KBO Reskrim Ipda Khadik Widayat beberapa waktu lalu menuturkan, modus yang digunakan tersangka dengan melakukan mark up harga pembelian sapi.Dana bantuan yang digelapan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2011. Bantuan langsung masuk ke rekening kelompok tani yang dikelola tersangka. Total bantuan yang diterima Kelompok Tani Mulia Lestari II Candimulyo sebesar Rp 500 juta. Dari jumlah tersebut, Rp 103.562.500 dikorupsi tersangka dengan modus mark up harga.
Tersangka dijerat dengan UU No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman pidana kurungan penjara minimal satu tahun dan maksimal seumur hidup. (bk01/mat/eks)
=============================================================
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP
Kapolres Kebumen AKBP Heru Trisasono SIK MSI melalui KBO Reskrim Ipda Khadik Widayat beberapa waktu lalu menuturkan, modus yang digunakan tersangka dengan melakukan mark up harga pembelian sapi.Dana bantuan yang digelapan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2011. Bantuan langsung masuk ke rekening kelompok tani yang dikelola tersangka. Total bantuan yang diterima Kelompok Tani Mulia Lestari II Candimulyo sebesar Rp 500 juta. Dari jumlah tersebut, Rp 103.562.500 dikorupsi tersangka dengan modus mark up harga.
Tersangka dijerat dengan UU No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman pidana kurungan penjara minimal satu tahun dan maksimal seumur hidup. (bk01/mat/eks)
=============================================================
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP