![]() |
| Kios di Wonoyoso terbakar. (Foto : Facebook R. Yudhistira) |
Menurut Ahmad Fauzi, kebakaran itu bermula pukul 10.15 saat dia tengah memindah bensin dari jerigen ke botol untuk diecerkan di kiosnya, Jalan HM Sarbini No 145 Kebumen. Saat itu, seorang sopir angkutan jurusan Kebumen-Krakal membeli rokok 76 eceran seharga Rp 2.000. Selanjutnya, sopir yang belum diketahui namanya, menyalakan rokok menggunakan korek kayu. Celakanya, korek yang masih menyala itu dibuang begitu saja di dekat bensin.
Kontan, api langsung menyambar uap bensin. ’’Saya langsung lari menyelamatkan diri dan mencari air untuk memadamkan api. Namun beberapa saat kemudian, sopir itu sudah tidak ada,’’ ujar Ahmad Fauzi kepada Suara Merdeka di lokasi kejadian. Api membesar dan membakar kedua kios dan isinya. Meskipun cuaca gerimis, api tak terkendali. Maklum selain berjualan bensin eceran, korban juga pengecer gas elpiji 3 kg. Warga pun mendengar beberapa kali ledakan yang diduga berasal dari tabung gas elpiji yang terbakar. Kebakaran menghebohkan warga.
Saking banyaknya warga yang menyaksikan, Jalan HM Sarbini pun macet. Di tengah kepanikan itu, satu mobil pemadam kebakaran dan satu mobil tangki milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen tiba di lokasi. Alihkan Arus Dibantu warga, petugas pemadam yang dipimpin oleh Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Arif Rahmadi, menyemprotkan air untuk memadamkan api. Sementara itu, aparat kepolisian di bawah komando Kabag Ops Polres Kebumen Kompol Edi Subroto SH dan Kapolsek Kebumen AKP Mawakhir SH, menutup sementara Jalan Sarbini.
Beberapa lama kemudian, api berhasil dilokalisir sehingga tidak merembet ke kios lain atau bagian bangunan yang menjadi tempat tinggal pemilik. Pada pukul 11.15, api dapat dipadamkan. Istikharoh yang berjualan makanan di sebelah kios kakaknya mengatakan, seluruh dagangannya ludes terbakar. Selain itu uang dagangan dan surat berharga seperti ijazah milik anaknya Khoirul Iswatun, mahasiswi Politeknik Dharma Patria (Polda) Kebumen.
’’Yah, saya tidak tahu lagi bagaimana lagi agar bisa membangun kios dan berdagang lagi,’’ ujar Istikharoh berurai air mata. Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kebumen Arif Rahmadi menyebutkan, untuk menangani kebakaran itu, pihaknya mengerahkan satu mobil pemadam kebakaran dan dibantu satu mobil tangki BPBD. Dari data yang ada, kebakaran tersebut merupakan kejadian yang ke-5 di tahun 2013. (J19-61/suaramerdeka)
=============================================================
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP
