Pelajar "Beradegan" Mesum, Satpol PP Tak Acuh

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Beberap­a waktu lalu, maraknya pelajar sekolah yang melakukan "adegan mesum" di Alun-alun Kebumen sempat menjadi sorotan. Namun sampai saat ini, peristiwa tersebut rupanya belum mendapatkan penanganan yang serius dari pemkab.

Buktinya, meskipun ada dua orang pelajar SMA sedang berpacaran sambil berpelukan mesra dan berciuman pipi di Alun-alun Kebumen, Rabu (27/2), sama sekali tak mendapat tindakan dari Satpol PP. Padahal sudah ada laporan dari masyarakat

Menurut informasi salah satu pedagang kaki lima (PKL) Alun-alun Kebumen, Pujianto (42), dua pelajar tersebut diduga bersekolah di sebuah SMA Negeri ternama di Kebumen. Hal itu berdasarkan bet sekolah yang dipakai. Kedua muda-mudi yang tengah dilanda asmara itu, sudah berduaan di alun-alun sejak sekitar pukul 14.00 WIB. Awalnya mereka berduaan di sebelah utara taman alun-alun yang biasa dipakai sebagai lokasi lapak pedagang. Namun sekitar pukul 16.00 WIB dengan kedatangan pedagang yang akan mendirikan tenda, mereka akhirnya pindah ke sebelah selatan taman.Sekitar pukul 16.30 WIB, kedua pelajar itu masih setia duduk di alun-alun sembari berpelukan mesra.

Para pedaggang maupun pengunjung alun-alun lainya sebenarnya merasa risih dengan kelakuan dua pasang pelajar tersebut. "Hal itu sering terjadi. Sudah banyak juga pedagang yang melaporkan ke anggota satpol PP tetap tidak ada tindakan."Melih­at kelakuan mereka, kami sebagai orang tua merasa prihatin dengan kualitas pendidikan yang ada dan sikap pemerintah yang kurang tanggap," papar Pujianto.

Dikatakan Pujianto, pedagang berharap agar kedua pelajar tersebut dirazia dan dibawa ke pos. Setelah itu petugas satpol PP mendata siswa tersebut dan menelpon orang tua atau pihak sekolah sebagai bentuk pelajaran.

Atas keluhan parapedagang, Koran ini mencoba melaporkan dan menyampaikan harapan para pedagang di sekitar alun-alaun untuk merazia kedua pasangan pelajar tersebut ke petugas satpol PP terdekat yang ada di Pos Pendopo Bupati Kebumen. Namun salah seorang petugas satpol PP bernama Wahyu Aji menolak dan mengaku tak berani merazia."Kami tidak berani merazia karena tidak ada perintah dari atasan," kata Wahyu.

Melihat kenyataan tersebut, sejumlah pedagang merasa kecewa, karena satpol PP yang seharusnya menjaga lingkungan alun-alun justru tidak mau bertindak. "Jangan cuma PKL saja dirazia. Pelajar mesum juga, itu kan mencoreng dunia pendidikan. Kami berharap pemerintah lebih menyadarkan kewajiban dan tugas setiap anggota satpol PP yang ada di Kebumen," tegas Supriono, seorang pedagang es di alun-alun.(Kebumen Ekspres)


=============================================================
KOMENTAR PEMBACA

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP
Previous Post Next Post