Jalan Tertutup Longsoran Tebing Hutan Pinus

SEMPOR (www.beritakebumen.info) - Tebing hutan pinus longsor di Dukuh Gigrak, Desa Kenteng, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen. Material longsoran menutup jalan sepanjang 100 meter hingga memutus hubungan Desa Kenteng dengan Desa Ginandong dan Penimbun Kecamatan Karanggayam.

Yang lebih merasakan susah dengan terputusnya jalan akibat tertimbun tanah dan batu, adalah warga Dukuh Gigrak. Pasalnya, jalan itu satu-satu jalan menuju balai desa, pasar, dan sekolah.

"Sudah lima hari sejak longsor pada hari Kamis (3/1), jalan belum bisa dilalui kendaraan," ungkap Sankarso (59) anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kenteng di lokasi longsoran, Senin (7/1).

Upaya warga menyingkirkan material longsoran, sudah dilakukan secara manual. Namun volumenya yang sangat besar, membuat warga tidak mampu membuka akses jalan tersebut.

Warga pun berharap Pemerintah Kabupaten Kebumen segera mengirim alat berat untuk membuka akses jalan tersebut. "Jalan tersebut tidak hanya warga Dukuh Gigrak yang menggunakan, tetapi juga menjadi sarana bagi warga Desa Ginandong dan Penimbun untuk menuju Kota Gombong," jelas Sankarso.

Material longsoran juga merusak tanaman milik warga, serta menutup lahan sawah seluas 2 hektare. Selain itu, menutup dua mata air yang menjadi andalan warga untuk mencukupi kebutuhan air bersih di musim kemarau.

"Dua mata air itu menjadi tumpuan sekitar 300 kepala keluarga di Dukuh Gigrak," ujar Sankarso seraya mengatakan, longsor juga terjadi di pedukuhan lain hingga mengakibatkan sedikitnya 10 rumah rusak berat. (Suk/krjogja)

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

أحدث أقدم