SEMPOR (www.beritakebumen.info) - Sejak kecil, Veni Agung Padini (13) dikenal sebagai anak yang bandel dan banyak tingkah. Putri kedua dari tiga bersaudara pasangan Agung Harianto dan Turida Suwarni ini memang memiliki keberanian lebih dibanding teman sebayanya.
Sejak masuk sekolah dasar, warga Desa Selokerto, Kecamatan Sempor ini sudah memiliki ketertarikan mengikuti olahraga beladiri di sekolah. Keinginan itu lahir dari benak pribadinya. ”Saya masuk pencak silat itu mulai kelas tiga SD. Bagi saya, olahraga pencak silat itu keren dan mengasyikan,” tutur dia saat dikonfirmasi, Senin (10/12).
Berbekal semangat belajar itulah yang menjadikan bakat siswa SMP N 2 Karanganyar kelas VIII ini terus terasah. Laga lomba pertama dia lakoni saat duduk di kelas 4 SD. Pada lomba Popda SD Tingkat Kabupaten Cabang Pencak Silat Nomor Seni itu, Veni berhasil merebut juara I. ”Kelas 5 juga mendapat juara satu di ajang yang sama,” tutur dia.
Terus Diasah
Bakat gadis manis yang bercita-cita menjadi Polwan ini pun terus diasah hingga sekarang. Hampir setiap hari waktu luang, pagi dan sore hari, dia gunakan untuk latihan pencak silat. Berkat rajin latihan itulah pada 2011 lalu Veni berhasil menjadi juara I dalam Olimpiade Olahraga Siswa SMP Tingkat Kabupaten.
Dia kemudian dipercaya untuk maju ke Provinsi Jateng mewakili Kebumen dan harus puas dengan mendapat peringkat empat. Pada lomba terakhir yang diikuti, dia berhasil meraih juara III dalam ajang Popda Jateng Cabang Pencak Silat Kelas I Putri Berat 44-46 kilogram pada Oktober 2012 lalu. Dari prestasi itu, ia pun mendapat beasiswa pendidikan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Bagi dia, prestasi yang diperoleh tersebut baru permulaan, karena dia masih bermimpi ingin mendapat prestasi yang lebih di masa yang akan datang. Sebab itu, dia terus giat berlatih tanpa kenal lelah di Perguruan Merpati Putih dan dilatih langsung oleh salah satu atlet pencak silat nasional yakni Dian Kristiyanto.
Selain bermimpi menjadi atlet pencak silat profesional, dia juga ingin menjadi Polwan agar bisa berbakti untuk bangsa dan negara.
Menurut dia, berlatih silat saat ini sekaligus sebagai persiapan melatih mental dan fisik untuk bisa masuk menjadi Polwan. ”Setiap hari saya selalu berdoa kepada Tuhan agar semua keinginan dan cita-cita saya terkabulkan,” tegas dia. (Rinto Hariyadi-45/suaramerdeka)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP
Sejak masuk sekolah dasar, warga Desa Selokerto, Kecamatan Sempor ini sudah memiliki ketertarikan mengikuti olahraga beladiri di sekolah. Keinginan itu lahir dari benak pribadinya. ”Saya masuk pencak silat itu mulai kelas tiga SD. Bagi saya, olahraga pencak silat itu keren dan mengasyikan,” tutur dia saat dikonfirmasi, Senin (10/12).
Berbekal semangat belajar itulah yang menjadikan bakat siswa SMP N 2 Karanganyar kelas VIII ini terus terasah. Laga lomba pertama dia lakoni saat duduk di kelas 4 SD. Pada lomba Popda SD Tingkat Kabupaten Cabang Pencak Silat Nomor Seni itu, Veni berhasil merebut juara I. ”Kelas 5 juga mendapat juara satu di ajang yang sama,” tutur dia.
Terus Diasah
Bakat gadis manis yang bercita-cita menjadi Polwan ini pun terus diasah hingga sekarang. Hampir setiap hari waktu luang, pagi dan sore hari, dia gunakan untuk latihan pencak silat. Berkat rajin latihan itulah pada 2011 lalu Veni berhasil menjadi juara I dalam Olimpiade Olahraga Siswa SMP Tingkat Kabupaten.
Dia kemudian dipercaya untuk maju ke Provinsi Jateng mewakili Kebumen dan harus puas dengan mendapat peringkat empat. Pada lomba terakhir yang diikuti, dia berhasil meraih juara III dalam ajang Popda Jateng Cabang Pencak Silat Kelas I Putri Berat 44-46 kilogram pada Oktober 2012 lalu. Dari prestasi itu, ia pun mendapat beasiswa pendidikan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Bagi dia, prestasi yang diperoleh tersebut baru permulaan, karena dia masih bermimpi ingin mendapat prestasi yang lebih di masa yang akan datang. Sebab itu, dia terus giat berlatih tanpa kenal lelah di Perguruan Merpati Putih dan dilatih langsung oleh salah satu atlet pencak silat nasional yakni Dian Kristiyanto.
Selain bermimpi menjadi atlet pencak silat profesional, dia juga ingin menjadi Polwan agar bisa berbakti untuk bangsa dan negara.
Menurut dia, berlatih silat saat ini sekaligus sebagai persiapan melatih mental dan fisik untuk bisa masuk menjadi Polwan. ”Setiap hari saya selalu berdoa kepada Tuhan agar semua keinginan dan cita-cita saya terkabulkan,” tegas dia. (Rinto Hariyadi-45/suaramerdeka)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP
إرسال تعليق
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!