Nginap di Rumah Janda, Guru Dilaporkan Polisi

AMBAL (www.beritakebumen.info) - Seorang guru SD N Gondanglegi Kecamatan Ambal, Budiyono (43) digrebek puluhan pemuda desa di RT 4 RW 3, Dusun Petandan, Desa Sidoluhur, Kecamatan Ambal pada Minggu (9/12) malam. Pasalnya, Budiyono yang tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) tertangkap basah menginap di rumah seorang janda beranak dua bernama Wiwik yang berprofesi sebagai pedagang ayam potong.

Keduanya diketahui warga mempunyai hubungan khusus sejak lama. Takut terjadi tindakan anarkis, Budiyono yang masih mempunyai istri dan dua orang anak tersebut kemudian diarak warga menuju Balai Desa Sidoluhur untuk dimintai keterangan.

Hal itu diungkap mantan Kades Sidoluhur, Bagiyo (40) saat dikonfirmasi, Jumat (14/12). Bagiyo yang terlibat dalam proses penggrebekan tersebut mengatakan, beberapa bulan lalu Budiyono pernah ditegur oleh pemuda desa karena sering menginap di rumah Wiwik. “Namun saat dimintai pertanggungjawaban, Budiyono mengaku siap menikahi Wiwik setelah selesai mengurus proses perceraian dengan istrinya,’’ kata dia.

Dalam perjalannya, kata dia hubungan mereka semakin akrab dan mencolok perhatian warga. Apalagi Budiyono sering menginap di rumah Wiwik. “Akibat tindakan Budiyono yang bertentangan dengan nilai moral itu warga Desa Sidoluhur merasa resah,’’ jelas Bagiyo. Dia menceritakan, pada Minggu (9/12) petang sekitar pukul 18.30 Budiyono datang menjemput Wiwik untuk pergi keluar rumah. Mereka berdua kemudian pergi menggunakan sepeda motor milik Wiwik. “Sedangkan sepeda motor milik Budiyono ditinggal dan dimasukan ke rumah Wiwik,’’ imbuhnya.

Sekitar pukul 21.00, Wiwik terlihat pulang sendirian. Namun, ada pemuda yang melihat bahwa Budiyono turun di jalan kemudian berjalan kaki menuju rumah Wiwik. “Melihat peristiwa itu pemuda tersebut curiga dan berkoordinasi dengan pemuda lain kemudian meminta saya untuk mengambil tindakan,î kisah Bagiyo.
Terpisah, Kapolsek Kecamatan Ambal, AKP Budiyono membenarkan adanya pelaporan aduan dari Ripah Yunita. Aduan tersebut saat ini masih ditangani. “Saat ini kami baru memerikasa saksi-saksi,” terang dia. (K42-91/suaramerdeka)

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

أحدث أقدم