KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Meski baru dilaunching 18 November 2012 lalu, BK Sosial mampu merealisasikan tekadnya dalam membantu sesama yang membutuhkan. Semua itu berkat smangat juang para relawan serta dukungan dari semua warga maupun anggota grup Berita Kebumen.
BK Sosial telah menyalurkan 100% sumbangan yang terkumpul periode pertama, November 2012. Bantuan kali ini diberikan kepada Agus Riyanto (50) warga RT.05/1 Desa Sitirejo Kec Klirong Kab Kebumen. Ia menderita penyakit kanker kulit sejak usia 8 tahun, kondisinya kini sangat memprihatinkan. Separuh mukanya rusak, kulitnya terlihat menggantung bahkan mata sebelah kiri dan mulutnya tertutup karena penyakit yang dideritanya.
Penyerahan dilakukan, Minggu (2/12) siang kemarin di rumah Agus R dengan didampingi Ahmad Yani, Carik desa setempat. Warga BK yang ikut menyerahkan: Yogi, Bahrain, Wachid, Rosyad, Teguh Argi, Rachmat, juga Hani yang telah merekomendasikan target penerima BK Sosial.
Adapun jumlah sumbangan BK Sosial yang disalurkan adalah sebesar Rp 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah) yang merupakan jumlah total perolehan sumabangan hingga detik terahir sebelum diserahkan. Juga disumbangkan 1 dus mie instan untuk keluarga (kakak) Agus yang rumahnya berdampingan dan memang membutuhkan. Rumahnya terbuat dari bilik bambu dan sudah terlihat lapuk. "Namun kami menghimbau Bp Agus untuk tidak memakan mie instan atau makanan lain yang mengandung bahan kimia." ujar Rachmat.
Selain dari BK Sosial, Agus yang dikenal aktif dalam kegiatan kemasyarakatan meski dalam kondisi demikian, juga mendapat bantuan dari Forum Kesehatan Desa (FKD) Sitirejo sebesar Rp 250.000,- dan sumbangan sosial warga desa sebesar Rp 800.000,-.
"Maklum kami baru bisa menyumbang sedikit, karena FKD juga baru terbentuk. Kami juga sudah (sedang) berusaha mengumpulkan sumbangan untuk Bp Agus melalui 'Peduli Agus'" ujar Ahmad Yani, Carik desa setempat.
Rencananya hari ini, Senin (3/12) ia akan berangkat ke Rumah Sakit Dr Sardjito Jogja untuk mengambil hasil rontgen dan tes darah. Beberapa hari sebelumnya ia telah melakukan pemeriksaan, diantar oleh Kadus setempat, untuk mengetahui apakah tindakan operasi dapat dilakukan pada dirinya.
Awalnya Agus tidak berani melakukan operasi, karena tak memiliki cukup biaya. Apalagi kartu jamkesmas yang ia miliki akan segera habis masa berlakunya, sedangkan ia tidak tercantum dalam penerima kartu jamkesmas periode selanjutnya.Kalaupun ada, kebutuhan lain seperti transportasi dan pasca operasi juga harus ditanggung sendiri.
Menurut Ahmad Yani, tidak tercantumnya Agus pada penerima jamkesmas yang akan datang karena survei tidak dilakukan oleh perangkat desa. Melainkan oleh petugas langsung dari BPS. "Penerima jamkesmas desa ini, untuk periode selanjutnya berkurang 14 kepala keluarga. Termasuk pak Agus." jelas Ahmad Yani.
Namun berkat dukungan dari warga sekitar juga dari (perangkat) desa, ahirnya Agus ingin dioperasi. Ia tak mau menyia-nyiakan dukungan yang telah ia terima.
Sementara itu, penyaluran bantuan BK Sosial dari komunitas Citizen Journalist Kebumen ini merupakan penyaluran yang ke-2. Sebelumnya pada 24 November lalu telah dilakukan kegiatan amal 'Santunan Anak Yatim' kepada 14 anak yatim di MTs An Nawawi 03 Kebumen. Santunan yang diberikan berjumlah Rp 460.000,- dan 4 lusin alat tulis (penggaris dan pulpen). Dimana Rp 200.000,- bersumber dari saldo BK Sosial saat itu. Ditambah sumbangan pada bulan Oktober, sebelum BK Sosial dilaunching, dari salah satu anggota grup BK di luar negeri (tidak ingin disebut namanya) sebesar Rp 300.000,-.
Diharapkan BK Sosial dapat terus berjalan dan bermanfaat bagi warga. BK Sosial siap menjemput dan menyalurkan sedekah. Sedekah yang terkumpul disalurkan sepenuhnya tanpa dikurangi administrasi dan 'tetek bengek'.(bk01/mat)
Kisah Pak Agus -> Klik!
-------------------------------------------------------------------------
INFO LENGKAP BK SOSIAL -> http://www.beritakebumen.info/2011/01/bk-sosial.html
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP
BK Sosial telah menyalurkan 100% sumbangan yang terkumpul periode pertama, November 2012. Bantuan kali ini diberikan kepada Agus Riyanto (50) warga RT.05/1 Desa Sitirejo Kec Klirong Kab Kebumen. Ia menderita penyakit kanker kulit sejak usia 8 tahun, kondisinya kini sangat memprihatinkan. Separuh mukanya rusak, kulitnya terlihat menggantung bahkan mata sebelah kiri dan mulutnya tertutup karena penyakit yang dideritanya.
Penyerahan dilakukan, Minggu (2/12) siang kemarin di rumah Agus R dengan didampingi Ahmad Yani, Carik desa setempat. Warga BK yang ikut menyerahkan: Yogi, Bahrain, Wachid, Rosyad, Teguh Argi, Rachmat, juga Hani yang telah merekomendasikan target penerima BK Sosial.
Adapun jumlah sumbangan BK Sosial yang disalurkan adalah sebesar Rp 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah) yang merupakan jumlah total perolehan sumabangan hingga detik terahir sebelum diserahkan. Juga disumbangkan 1 dus mie instan untuk keluarga (kakak) Agus yang rumahnya berdampingan dan memang membutuhkan. Rumahnya terbuat dari bilik bambu dan sudah terlihat lapuk. "Namun kami menghimbau Bp Agus untuk tidak memakan mie instan atau makanan lain yang mengandung bahan kimia." ujar Rachmat.
Selain dari BK Sosial, Agus yang dikenal aktif dalam kegiatan kemasyarakatan meski dalam kondisi demikian, juga mendapat bantuan dari Forum Kesehatan Desa (FKD) Sitirejo sebesar Rp 250.000,- dan sumbangan sosial warga desa sebesar Rp 800.000,-.
"Maklum kami baru bisa menyumbang sedikit, karena FKD juga baru terbentuk. Kami juga sudah (sedang) berusaha mengumpulkan sumbangan untuk Bp Agus melalui 'Peduli Agus'" ujar Ahmad Yani, Carik desa setempat.
Rencananya hari ini, Senin (3/12) ia akan berangkat ke Rumah Sakit Dr Sardjito Jogja untuk mengambil hasil rontgen dan tes darah. Beberapa hari sebelumnya ia telah melakukan pemeriksaan, diantar oleh Kadus setempat, untuk mengetahui apakah tindakan operasi dapat dilakukan pada dirinya.
Awalnya Agus tidak berani melakukan operasi, karena tak memiliki cukup biaya. Apalagi kartu jamkesmas yang ia miliki akan segera habis masa berlakunya, sedangkan ia tidak tercantum dalam penerima kartu jamkesmas periode selanjutnya.Kalaupun ada, kebutuhan lain seperti transportasi dan pasca operasi juga harus ditanggung sendiri.
Menurut Ahmad Yani, tidak tercantumnya Agus pada penerima jamkesmas yang akan datang karena survei tidak dilakukan oleh perangkat desa. Melainkan oleh petugas langsung dari BPS. "Penerima jamkesmas desa ini, untuk periode selanjutnya berkurang 14 kepala keluarga. Termasuk pak Agus." jelas Ahmad Yani.
Namun berkat dukungan dari warga sekitar juga dari (perangkat) desa, ahirnya Agus ingin dioperasi. Ia tak mau menyia-nyiakan dukungan yang telah ia terima.
Sementara itu, penyaluran bantuan BK Sosial dari komunitas Citizen Journalist Kebumen ini merupakan penyaluran yang ke-2. Sebelumnya pada 24 November lalu telah dilakukan kegiatan amal 'Santunan Anak Yatim' kepada 14 anak yatim di MTs An Nawawi 03 Kebumen. Santunan yang diberikan berjumlah Rp 460.000,- dan 4 lusin alat tulis (penggaris dan pulpen). Dimana Rp 200.000,- bersumber dari saldo BK Sosial saat itu. Ditambah sumbangan pada bulan Oktober, sebelum BK Sosial dilaunching, dari salah satu anggota grup BK di luar negeri (tidak ingin disebut namanya) sebesar Rp 300.000,-.
Diharapkan BK Sosial dapat terus berjalan dan bermanfaat bagi warga. BK Sosial siap menjemput dan menyalurkan sedekah. Sedekah yang terkumpul disalurkan sepenuhnya tanpa dikurangi administrasi dan 'tetek bengek'.(bk01/mat)
Kisah Pak Agus -> Klik!
-------------------------------------------------------------------------
INFO LENGKAP BK SOSIAL -> http://www.beritakebumen.info/2011/01/bk-sosial.html
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP

Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!