![]() |
| Workshop Pendidikan Seks bagi Pelajar MA/MTs se-Kab Kebumen. (foto: rachmat) |
Acara yang diikuti oleh perwakilan osis dari MA/MTs tersebut membahas masalah seks sitinjau dari dua sudut pandang, kesehatan dan agama, yang disampaikan oleh dua narasumber yang ahli di bidangnya. Kepala Bidang (kabid) pelayanan kesehatan dinas Kesehatan Kab Kebumen, dr H Pujo Trimakno membahas seks dari sudut pandang kesehatan. Kemudian KH Ahmad Nasichudin SAg, Kepala Seksi (kasi) Penerangan Masyarakat (penamas)Kemenag Kab Kebumen membahas pendidikan seks ditinjau dari Agama Islam.
Maksud dari kegiatan ini, salah satunya adalah memberikan pemahaman kepada remaja tentang perilaku seks yang benar dan tidak menyimpang. Mencegah kenakalan remaja khususnya pergaulan bebas yang makin memprihatinkan. Masalah kesehatan reproduksi, resiko seks yang tidak benar, seks dan agama, hingga permasalahan hukum kaitannya dengan perilaku seksual dibahas pada acara tersebut.
Dalam paparannya, Pujo Trimakno menyadari pendidikan seks selama ini masih dianggap tabu, padahal itu perlu. Konsepnya adalah ilmu pengetahuan/medis dan ilmu agama, bukan "saru".
Menurut KH Ahmad Nasichudin SAg, persoalan seks tidak jauh hubungannya dengan persoalan cinta. Remaja merupakan masa dimana seseorang mulai jatuh cinta, akan tetapi tidak semua dari mereka dapat menyikapinya dengan benar dan tahu resikonya. Oleh karena itu perlu dilakukan pemahaman kepada para remaja.
"Anak muda bisa jatuh cinta, tapi belum bisa menyikapinya dengan benar dan tahu resikonya" ujar Nasichudin.
Panitia kegiatan beharap, hasil dari kegiatan tersebut berdampak positif terhadap perilaku remaja. Peserta juga diharapkan mampu menularkan ilmunya kepada yang lain. (bk01/mat)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP

إرسال تعليق
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!