Pemkab Pilih Pegunungan

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen melakukan program pembukaan lahan tebu baru (ekstensifikasi) untuk mendukung program swasembada gula nasional dan memilih di kawasan pegunungan. Sebab, hasilnya lebih menguntungkan ketibang di pesisir atau bagian selatan.
"Tanaman tebu di pegunungan tingkat rendemennya tinggi mencapai 7 sampai 8. Tanaman juga aman dari hama uret dan kekeringan, khususnya di musim kemarau. Sedangkan di pesisir hasil rendemennya rendah, hanya 6,4, rawan hama uret dan kekeringan," jelas Kepala Bidang Perkebunan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kebumen, Murdiono, di ruang kerjanya, Kamis (1/11/2012).
Menurut Muridono kendala lain adalah terjadinya persaingan sengit dan perebutan lahan komoditas pertanian. Akibatnya sulit mendapatkan lahan baru untuk perluasan tanaman tebu.

"Di wilayah pesisir banyak komoditi pertanian seperti padi, pepaya, semangka dan aneka palawija yang membutuhkan lahan luas, sehingga perebutan peluang mendapatkan lahan di sini sangatlah sengit," jelas Murdiono.
Murdiono menambahkan pemkab mendapatkan kuota dari pemerintah pusat seluas 50 hektare yang akan ditanam di Kecamatan Karanggayam, Sadang, Padureso dan Alian. Selain itu di Pesisir Mirit dan Ambal dimana petani dibandtu modal Rp18 juta. (Dwi/krjogja)

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

Previous Post Next Post