KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Para pande besi di Kabupaten Kebumen mulai banyak pesanan memasuki masa tanam karena petani membutuhkan peralatan seperti mata cangkul, pisau, sabit sampai pembajak tanah baru atau sekadar mangasahnya lagi.
Hal itu diakui Pande Besi di Dukuh Kemitir, Kelurahan Bumirejo, Kecamatan/Kabupaten Kebumen Subandi, Jumat (2/11/2012). Menurutnya, petani mulai mengasah kembali peralatan untuk bercocok tanam dan membutuhkan waktu 30-60 menit untuk menyelesaikan pesanan.
"Prosesnya dimulai dengan alat pertanian dibakar dalam bara api dari arang kayu dengan temperatur tinggi. Bagian yang harus diperbaiki ditempa berulangkali dengan alat pemukul dan dirapikan dengansolder listrik," ujarnya.
Subandi menjelaskan mengasah kembali mata cangkul hanya Rp15 ribu dan untuk cangkul baru mencapai Rp75 ribu. (Dwi/krjogja)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP
Hal itu diakui Pande Besi di Dukuh Kemitir, Kelurahan Bumirejo, Kecamatan/Kabupaten Kebumen Subandi, Jumat (2/11/2012). Menurutnya, petani mulai mengasah kembali peralatan untuk bercocok tanam dan membutuhkan waktu 30-60 menit untuk menyelesaikan pesanan.
"Prosesnya dimulai dengan alat pertanian dibakar dalam bara api dari arang kayu dengan temperatur tinggi. Bagian yang harus diperbaiki ditempa berulangkali dengan alat pemukul dan dirapikan dengansolder listrik," ujarnya.
Subandi menjelaskan mengasah kembali mata cangkul hanya Rp15 ribu dan untuk cangkul baru mencapai Rp75 ribu. (Dwi/krjogja)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP
إرسال تعليق
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!