| Kunjungan Menteri Pertanian ke Desa Banjareja, Kuwarasa, Kebumen. (Foto: Sukmawan, KJogja) |
Suswono juga menegaskan, dampak puso akibat kemarau belum berpengaruh secara signifikan terhadap produksi beras nasional.
"Luas lahan yang puso hanya sekitar 23 ribu hektare sehingga dampaknya terhadap produksi beras belum signifikan," tegas Suswono ketika melakukan kunjungan kerja di Desa Banjareja Kuwarasan Kebumen, Kamis (6/9).
Menurutnya, kekeringan belum tentu gagal panen. Disebut puso jika 75 persen gagal dipanen. "Petani yang mengalami puso, akan mendapat kompensasi Rp 3,7 juta perhektare, Rp 2,6 juta untuk biaya pengolahan lahan dan Rp 1,1 juta untuk bantuan pupuk," jelas Suswono.
Bantuan akan diberikan langsung ke rekening kelompok tani setelah ada usulan dari bupati dan difervikasi oleh pemerintah provinsi. "Asal ada laporan, bantuan akan diberikan tidak ada potongan sedikitpun," tandasnya. (Suk/krjogja)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!