KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Berikut ini adalah surat pembaca atau suara warga yang dikirimkan ke salah satu media pemberitaan nasional terkait dengan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Kebumen.
sumber: kompas cetak / warta kota live
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
"Pada tanggal 20 Juni 2012, ibu saya berusia 90 tahun diperiksa di RSUD Kebumen, Jawa Tengah, setelah jatuh di depan rumah. Setelah hasil rontgen diketahui, ada bagian yang patah pada tangan kiri antara pergelangan tangan dan siku. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, ibu dirawat beberapa hari. Kondisinya selama dirawat dari tanggal 20 Juni sampai 25 Juni 2012 terlihat tidak ada yang patut dicemaskan. Pasien masih bisa ngobrol dengan keluarga dan pembesuk, serta masih bisa menonton TV di kamar perawatan.
Kemudian, ibu saya dibawa ke ruang operasi untuk tindakan pemasangan gips. Setelah masuk ruang operasi, saya tidak ada kontak karena saya dan keluarga menunggu di luar ruang operasi. Baru sekitar tiga jam setelah operasi, kami mengetahui ibu sudah dipindahkan ke ruang ICU dalam keadaan tidak sadar. Pihak keluarga sama sekali tidak diberitahu sebelumnya akan dilakukan pembiusan sebelum tindakan pemasangan gips.
Sejak masuk ruang ICU ibu tak sadarkan diri sampai akhirnya dinyatakan meninggal pada 27 Juni 2012, pukul 09.45 WIB.
Bagi keluarga, meninggal sudah kehendak Yang Kuasa. Namun, yang dipertanyaan, apakah tindakan yang dilakukan atas pasien sudah benar, yaitu dilakukan pembiusan tanpa pemberitahuan kepada keluarga?"
ANSORI
Jalan Bintara Jaya IV/13, Bekasi Barat, Kota Bekasi
sumber: kompas cetak / warta kota live
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
إرسال تعليق
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!