KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Pemerintah Kabupaten Kebumen mengklaim mampu menghemat Rp 3,961 miliar dengan diterapkannya Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) atau lelang secara elektronik (e-Procurement).
"Efisiensi diperoleh dari penghematan biaya transportasi, akomodasi, konsolidasi atau tatap muka, dan biaya cetak dokumen atau paperless. Penghematan Rp 3,961 miliar dari pagu anggaran paket pengadaan barang/jasa yang dilelang secara elektronik di tahun 2012," jelas Kabid Komunikasi dan Informatika pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kebumen, Kinanto di kantornya, Selasa (31/7).
Ditegaskan, LPSE juga menjunjung tinggi prinsip lelang yang efektif, transparan, bersaing, tidak diskriminatif, dan akuntabel. "Sifatnya elektronik sehingga proses lelang bisa diawasi oleh banyak orang secara jelas dan transparan," tandas Kinanto didampingi Kasi Pengelolaan Program Multi Media dan Data Elektronik, Moch Nasir.
Di Kabupaten Kebumen, pengadaan barang/jasa pemerintah lewat e-procurement sudah dimulai sejak tahun 2010. Di tahun ini, dilelang 111 paket pekerjaan senilai Rp 213.175.481.700.
Menurut Kinanto, nilai paket pengadaan barang/jasa di LPSE Kabupaten Kebumen, tertinggi di antara LPSE kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. (Suk/krjogja)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
"Efisiensi diperoleh dari penghematan biaya transportasi, akomodasi, konsolidasi atau tatap muka, dan biaya cetak dokumen atau paperless. Penghematan Rp 3,961 miliar dari pagu anggaran paket pengadaan barang/jasa yang dilelang secara elektronik di tahun 2012," jelas Kabid Komunikasi dan Informatika pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kebumen, Kinanto di kantornya, Selasa (31/7).
Ditegaskan, LPSE juga menjunjung tinggi prinsip lelang yang efektif, transparan, bersaing, tidak diskriminatif, dan akuntabel. "Sifatnya elektronik sehingga proses lelang bisa diawasi oleh banyak orang secara jelas dan transparan," tandas Kinanto didampingi Kasi Pengelolaan Program Multi Media dan Data Elektronik, Moch Nasir.
Di Kabupaten Kebumen, pengadaan barang/jasa pemerintah lewat e-procurement sudah dimulai sejak tahun 2010. Di tahun ini, dilelang 111 paket pekerjaan senilai Rp 213.175.481.700.
Menurut Kinanto, nilai paket pengadaan barang/jasa di LPSE Kabupaten Kebumen, tertinggi di antara LPSE kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. (Suk/krjogja)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!