| Bupati Sidak Pantai Petanahan. (Ft: Umar/BK) |
Inspeksi dilakukan untuk meninjau langsung kondisi dan potensi di dua lokasi wisata pantai andalan tersebut. Meski pengunjung atau wisatawan tampak membludak, namun bupati mengaku kecewa. Sebab pantai terlihat kotor dan semrawut. Selain karena pengelolaan kebersihan yang kurang baik, juga kurangnya kesadaran pengunjung maupun pedagang untuk menjaga kebersihan.
Bupati berharap kondisi tersebut tidak terjadi lagi di waktu yang akan datang. "Saya harap tahun depan harus lebih baik supaya pengunjung semakin nyaman datang ke pantai kita," ujar Bupati didampingi Asisten I Sekda H Adi Pandoyo SH MSi, Kepala Bappeda, Supriyandono SH, Kepala Satpol PP Widiatmoko SH MH, serta Kabid Kebudayaan dan Pariwisata Agus Riyanto SE MSi.
Optimis Kembangkan Wisata Pantai
Menyinggung tentang pengembangan objek wisata di Kebumen, khususnya pantai, bupati sangat optimis. Bupati yakin dengan pengembangan wisata pantai sebagai wisata rakyat dapat meningkatkan perekonomian masyarakat maupun Pemda. Sehingga harus dikelola dengan lebih baik.
Meski pendapatan dari retribusi masuk hanya Rp 3.000 - Rp 5.000 per orang, namun peredaran uang yang mengalir di lokasi wisata tersebut dinilai cukup besar. Bupati memperkirakan jumlah uang yang dibelanjakan wisatawan di objek wisata tiga kali lipat lebih besar daripada yang masuk ke pendapatan daerah. Terutama masuk ke para pedagang, pengelola parkir dan pengelola hiburan. (bk01/mat/sm)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!