KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Sejak program konversi minyaktanah ke gas elpiji berlakukan, minat masyarakat Kebumen menggunakan gas elpiji 3 kg terus meningkat. Saat ini dalamsehari rata-rata kebutuhan elpiji tersebut mencapai 17.300 tabung.Sekretaris DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Bumi dan Gas (Hiswana Migas) Kedu, Santoso Budiono mengatakan, kebutuhan sebesar ...itu dipenuhi dari tiga Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) yang ada di Kebumen. Yakni SPPBEGiri Selomas, PT Giga Intrax di Karanganyar dan SPPBE tersebut berada dibawah Region III Pertamina.
"Adapun tabung gas elpiji didistribusikan melalui sembilan agen elpiji yang masing-masing agen memiliki sekitar 20 pangkalan," ujar Santoso Budiono saat ditemui Suara Merdeka di sela-sela Sosialisasi Pemakaian Elpiji 3 kg secara aman di Pendopo Kecamatan Ayah, Kebumen, baru-baru ini.
Dia mengakui tingkat kebutuhan gas elpiji terus meningkat. Pada 2009 lalu masyarakat yang memakai gas elpiji 3 kg baru sekitar 25%, kemudian naik di ahun 2010 menjadi 50%. Pada 2012 ini, tingkat pemakaian gas elpiji 3 kg mencapai 80%."Memang masih 20% masyarakat belum memakai gas elpiji, seperti yang berada dipegunungan dan pesisir," imbuhnya.
Memperlancar
Dengan beroperasi SPPBE PT Trada di JalanLingkar Selatan Kebumen, dia berharap bisa memperlancar pasokan elpiji terutama untuk daerah Kota Kebumen maupun wilayah Kebumen timur.
"Termasuk saat bulan Puasa dan Lebaran, pasokan elpiji akan lancar dan tidak mengalami kelangkaan elpiji di pasaran akibat kemacetan jalan," tandasnya seraya menyebutkan menjelang Puasa pihaknya akan meminta tambahan pasokan 100%.
Wakil Sekretaris Hiswana Migas Sutarto Merti Utomo SE menambahkan, dengan menggandeng Pertamina terus menggelar sosialisasi pemakaian gas elpiji ke masyarakat. Setelah sukses di Kecamatan Ayah, sosialisasi dijadwalkan digelar antara Oktober dan November. "Lokasi tepatnya masih pembahasan tapi kemungkinan untuk wilayah timur kebumen," ujarnya.
Camat Ayah Ahmad Bachrun SSos mengatakan, sebagian besar warga di Kecamatan Ayah sudah memakai gas elpiji. Sampai saat ini di wilayahnya belum terdapat permasalahan mulai dari distribusi maupuan harga. Dari 18 desa yang 11 berada di pegunungan dan 7 di dataran rendah transportasi tetap lancar. (J19-52/SM)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
"Adapun tabung gas elpiji didistribusikan melalui sembilan agen elpiji yang masing-masing agen memiliki sekitar 20 pangkalan," ujar Santoso Budiono saat ditemui Suara Merdeka di sela-sela Sosialisasi Pemakaian Elpiji 3 kg secara aman di Pendopo Kecamatan Ayah, Kebumen, baru-baru ini.
Dia mengakui tingkat kebutuhan gas elpiji terus meningkat. Pada 2009 lalu masyarakat yang memakai gas elpiji 3 kg baru sekitar 25%, kemudian naik di ahun 2010 menjadi 50%. Pada 2012 ini, tingkat pemakaian gas elpiji 3 kg mencapai 80%."Memang masih 20% masyarakat belum memakai gas elpiji, seperti yang berada dipegunungan dan pesisir," imbuhnya.
Memperlancar
Dengan beroperasi SPPBE PT Trada di JalanLingkar Selatan Kebumen, dia berharap bisa memperlancar pasokan elpiji terutama untuk daerah Kota Kebumen maupun wilayah Kebumen timur.
"Termasuk saat bulan Puasa dan Lebaran, pasokan elpiji akan lancar dan tidak mengalami kelangkaan elpiji di pasaran akibat kemacetan jalan," tandasnya seraya menyebutkan menjelang Puasa pihaknya akan meminta tambahan pasokan 100%.
Wakil Sekretaris Hiswana Migas Sutarto Merti Utomo SE menambahkan, dengan menggandeng Pertamina terus menggelar sosialisasi pemakaian gas elpiji ke masyarakat. Setelah sukses di Kecamatan Ayah, sosialisasi dijadwalkan digelar antara Oktober dan November. "Lokasi tepatnya masih pembahasan tapi kemungkinan untuk wilayah timur kebumen," ujarnya.
Camat Ayah Ahmad Bachrun SSos mengatakan, sebagian besar warga di Kecamatan Ayah sudah memakai gas elpiji. Sampai saat ini di wilayahnya belum terdapat permasalahan mulai dari distribusi maupuan harga. Dari 18 desa yang 11 berada di pegunungan dan 7 di dataran rendah transportasi tetap lancar. (J19-52/SM)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
إرسال تعليق
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!