KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Setelah sempat merosot di harga terendah pada bulan Mei lalu, harga cabe kembali naik. Memasuki minggu pertama bulan Juni 2012 harga cabe di tingkat pedagang pengecer di sejumlah pasar tradisional di kebumen merangkak naik, tak tanggung-tanggung yaitu dari 45%- 60%.
Seperti harga cabe merah kriting yang mengalami kenaikan cukup tajam, dari Rp 15,000/kg menjadi Rp 24.000/kg atau naik 60%. Begitu pula harga cabe merah besar dari Rp 16.000/kg menjadi Rp 24.000/kg atau 50%. dan cabe rawit yang naik Rp5000 dari Rp 11.000/kg menjadi Rp 16.000/kg atau 45%.
Menurut Kabid Perdagangan Dinas Perindag dan pengelolaan pasar Kabupaten Kebumen Sudji Rahaju,B.Sc penyebab naiknya harga cabe karena saat ini sudah tidak musim panen.
Data Perkembangan Harga rata-rata Dinas Perindag dan pengelolaan pasar Kabupaten Kebumen menyebutkan selain cabe, bumbu dapur lainnya yang mengalami kenaikan harga adalah bawang merah yang naik 15,38% , dari Rp 13.000 /kg menjadi Rp 15.000 /kg serta bawang putih yang naik Rp 1000/kg dari Rp 13.000/kg menjadi Rp 14.000/kg. Sementara harga sayuran yang mengalami kenaikan antara lain tomat dari Rp 3500/kg menjadi Rp 4.500/kg.
Dari pantauan Petugas Survei harga di pasaran di Kebumen harga bumbu dapur, daging, gula pasir, minyak dan terigu cenderung stabil. Kalaupun ada kenaikan harga tidaklah begitu signifikan.
PPNS Dinas Perindag dan pengelolaan pasar Agung Patuh menambahkan meski saat ini permintaan pasar dan masyarakat mengalami kenaikan terkait dengan mangsa rajaban, namun dipastikan harga tetap stabil . " Stok cukup, distribusi lancar sehingga kami jamin tidak akan terlalu berpengaruh terhadap harga. Kalaupun ada kenaikan tidaklah begitu signifikan " ungkapnya. (Bagian Humas dan Protokol Setda Kebumen)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
Seperti harga cabe merah kriting yang mengalami kenaikan cukup tajam, dari Rp 15,000/kg menjadi Rp 24.000/kg atau naik 60%. Begitu pula harga cabe merah besar dari Rp 16.000/kg menjadi Rp 24.000/kg atau 50%. dan cabe rawit yang naik Rp5000 dari Rp 11.000/kg menjadi Rp 16.000/kg atau 45%.
Menurut Kabid Perdagangan Dinas Perindag dan pengelolaan pasar Kabupaten Kebumen Sudji Rahaju,B.Sc penyebab naiknya harga cabe karena saat ini sudah tidak musim panen.
Data Perkembangan Harga rata-rata Dinas Perindag dan pengelolaan pasar Kabupaten Kebumen menyebutkan selain cabe, bumbu dapur lainnya yang mengalami kenaikan harga adalah bawang merah yang naik 15,38% , dari Rp 13.000 /kg menjadi Rp 15.000 /kg serta bawang putih yang naik Rp 1000/kg dari Rp 13.000/kg menjadi Rp 14.000/kg. Sementara harga sayuran yang mengalami kenaikan antara lain tomat dari Rp 3500/kg menjadi Rp 4.500/kg.
Dari pantauan Petugas Survei harga di pasaran di Kebumen harga bumbu dapur, daging, gula pasir, minyak dan terigu cenderung stabil. Kalaupun ada kenaikan harga tidaklah begitu signifikan.
PPNS Dinas Perindag dan pengelolaan pasar Agung Patuh menambahkan meski saat ini permintaan pasar dan masyarakat mengalami kenaikan terkait dengan mangsa rajaban, namun dipastikan harga tetap stabil . " Stok cukup, distribusi lancar sehingga kami jamin tidak akan terlalu berpengaruh terhadap harga. Kalaupun ada kenaikan tidaklah begitu signifikan " ungkapnya. (Bagian Humas dan Protokol Setda Kebumen)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!