KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Wakil Bupati Kebumen Djuwarni AMdPd mengakui keberadaan taman pendidikan Alquran (TPQ) di Kabupaten Kebumen masih menghadapi sejumlah kendala. Seperti minimnya sarana dan prasarana (sarpras), serta kurangnya jumlah pengajar berkualitas.
Di sisi lain, TPQ dituntut mampu membentengi generasi muda dari pengaruh negatif perkembangan zaman pada era globalisasi. Selain itu, mampu menjawab tuntutan terhadap pendidikan yang bermutu sehingga tercipta generasi Qurani yang tangguh.
"Karena itu sangat dibutuhkan kepedulian dari berbagi pihak agar TPQ mampu menjawab tantangan tersebut," ujar Djuwarni ketika menerima kunjungan Badan Koordinasi (Badko) TPQ Jawa Tengah di Ruang Jatijajar kompleks pendapa rumah dinas Bupati Kebumen, Rabu (27/6).
Kabag Kesra Setda Kebumen, Siti Nuriatun Fauziah SAg MSi menambahkan, Pemkab Kebumen telah berupaya memajukan TPQ dengan memberi bantuan pembangunan sarana dan prasarana (sarpras). Di Kabupaten Kebumen tercatat ada 887 TPQ dengan 4.203 ustadz/ustadzah dan 62.464 santri.
"Setiap tahun Pemkab Kebumen mengalokasikan bantuan untuk pembangunan sarpras TPQ. Tahun 2011 diberikan kepada 15 TPQ, masing-masing memperoleh bantuan Rp 5 juta. Tahun ini jumlahnya meningkat menjadi Rp 150 juta untuk 30 TPQ," jelas Fauziah.
Menurut Ketua Umum Badko TPQ Jawa Tengah, H Atang Chozani Miftah SE MA, kunjungannya ke Kebumen untuk konsolidasi organisasi, sekaligus penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dan intansi terkait dalam upaya peningkatan, pengembangan, dan pembinaan TPQ. (Suk/krjogja)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
Di sisi lain, TPQ dituntut mampu membentengi generasi muda dari pengaruh negatif perkembangan zaman pada era globalisasi. Selain itu, mampu menjawab tuntutan terhadap pendidikan yang bermutu sehingga tercipta generasi Qurani yang tangguh.
"Karena itu sangat dibutuhkan kepedulian dari berbagi pihak agar TPQ mampu menjawab tantangan tersebut," ujar Djuwarni ketika menerima kunjungan Badan Koordinasi (Badko) TPQ Jawa Tengah di Ruang Jatijajar kompleks pendapa rumah dinas Bupati Kebumen, Rabu (27/6).
Kabag Kesra Setda Kebumen, Siti Nuriatun Fauziah SAg MSi menambahkan, Pemkab Kebumen telah berupaya memajukan TPQ dengan memberi bantuan pembangunan sarana dan prasarana (sarpras). Di Kabupaten Kebumen tercatat ada 887 TPQ dengan 4.203 ustadz/ustadzah dan 62.464 santri.
"Setiap tahun Pemkab Kebumen mengalokasikan bantuan untuk pembangunan sarpras TPQ. Tahun 2011 diberikan kepada 15 TPQ, masing-masing memperoleh bantuan Rp 5 juta. Tahun ini jumlahnya meningkat menjadi Rp 150 juta untuk 30 TPQ," jelas Fauziah.
Menurut Ketua Umum Badko TPQ Jawa Tengah, H Atang Chozani Miftah SE MA, kunjungannya ke Kebumen untuk konsolidasi organisasi, sekaligus penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dan intansi terkait dalam upaya peningkatan, pengembangan, dan pembinaan TPQ. (Suk/krjogja)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

bener bgt tuh..!!
ReplyDeletebiar kebumen tetap beriman,sesuai dg slogan 'kebumen beriman'
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!