KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Ratusan petani pesisir selatan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kebumen. Aksi menolak rencana pengesahan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah yang membolehkan investor penambang pasir besi masuk ke kawasan tersebut, itu berlangsung ricuh.Aksi digelar ratusan petani dari wilayah pesisir selatan sejak Selasa (19/6) pagi. Massa terus merangsek ke depan Gedung DPRD Kebumen meski dihadang barikade polisi. Bahkan massa nekat menerobos kawat berduri, dan sebagian sempat menyerang aparat polisi dengan melempar batu.
Akibat aksi anarkistis massa itu, sejumlah kaca bangunan di depan Gedung DPRD Kebumen pecah. Polisi akhirnya melakukan serangan balik dengan memukul mundur pengunjuk rasa.
Petani dari Kabupaten Kebumen itu menolak rencana penambangan pasir besi di kawasan pesisir selatan Kebumen yang kini menjadi lahan pertanian mereka. Sedikitnya 2.000 hektare lahan pasir tersebut digarap petani sejak tahun 1950-an saat generasi orangtua mereka. Lahan ini menjadi penyangga ekonomi warga di kawasan tersebut.(dsy/metrotv)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!