Kebumen Pugar 3.000 Rumah Tak Layak Huni

KEBUMEN (The Independent News) - Selama tahun 2012, sedikitnya 3.000 rumah tidak layak huni di Kabupaten Kebumen akan dipugar. Meski jumlah rumah tidak layak huni masih cukup banyak, namun Pemerintah Kabupaten Kebumen bertekad merampungkan pemugaran 12.428 rumah tidak layak huni di tahun 2013.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermades) Kabupaten Kebumen, Dra Siti Alfiah Anggriani, mengungkapkan hal itu di sela-sela pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tingkat Kabupaten Kebumen di Desa Klegenwonosari, Kecamatan Klirong, Kamis (3/5).

Menurut Alfiah, pemugaran rumah tidak layak huni dibantu Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) untuk 2.633 rumah. Pemerintah Kabupaten Kebumen juga menyediakan anggaran Rp 2 miliar dalam program Pembangunan Perumahan Masyarakat Kurang Mampu (P2MKM) untuk memugar 400 rumah tidak layak huni yang tersebar di 80 desa.

"Bantuan dari Kemenpera sebesar Rp 6 juta untuk setiap rumah. Sedangkan dari program P2MKM, setiap rumah tidak layak huni diberi bantuan Rp 5 juta," jelas Alfiah.

Bantuan pemugaran rumah bersifat stimulans sehingga diperlukan swadaya masyarakat dengan gotong-royong.

Seperti program P2MKM tahun 2011, dengan anggaran Rp 2 miliar untuk memugar 400 rumah, hasilnya menggembirakan karena dengan swadaya dan gotong-royong, terealisasi 475 rumah dengan anggaran yang mencapai Rp 2,25 miliar.

Dikatakan, pemugaran rumah tidak layak huni juga didukung dana dari Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, prgram dari Badan Amil Zakat Daerah (Bazda), serta program Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan. Karena itu, ia optimis hingga tahun 2013, seluruh rumah tidak layak huni yang jumlahnya mencapai 12.428 rumah sudah dipugar.

Camat Klirong Budi Suwanto menambahkan, program P2MKM tahun 2012 di wilayahnya menjangkau 5 desa, yakni Klegenwonosari, Kaliwungu, Kedungsari, dan Tambakagung. "Setiap desa, ada 5 rumah yang dipugar," jelasnya.

Sementara itu saat meninjau pemugaran rumah di Desa Klegenwonosari, Wakil Bupati Kebumen Djuwarni AMdPd tidak cangung memungut batu bata untuk diserahkan kepada anggota TNI yang terlibat dalam pemugaran rumah tidak layak huni bersama masyarakat setempat. (Suk/krjogja)




=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

Previous Post Next Post