KEBUMEN (The Independent News) - Batas akhir penempatan pedagang ke Stadion Candradimuka oleh pemkab, kemarin, tak direspons pedagang. Aktivitas jual beli masih di pasar lama, bahkan sebagian diantaranya memilih berjualan di pinggir jalan ketimbang di stadion. Padahal, jadwal penempatan diundur dari semula 16 April menjadi 18 April, kemarin. Ada sekitar 750 pedagang yang harus pindah ke stadion.
Ratmi (54), seorang pedagang mengatakan, kalau pindah ke stadion belum tentu dagangannya laku. Apalagi, dia yang menjual sayuran itu tidak harus menunggu terlalu lama, karena dagangannya pasti akan layu. "Jika mau pindah ke stadion, ayo bareng-bareng," katanya.
Sesuai rencana, pemindahan pedagang diatur secara bertahap. Dimulai dari pedagang Pasar Pagi terlebih dahulu. Pedagang lainnya seperti konfeksi dan pedagang kelontong.
Sesuai rencana, pemindahan pedagang diatur secara bertahap. Dimulai dari pedagang Pasar Pagi terlebih dahulu. Pedagang lainnya seperti konveksi dan pedagang kelontong.
Kepala Desa Kawedusan, yuswanto yang juga Panitia Penempatan dan Relokasi Pasar Tumenggungan mengemukakan, lapak yang dibangun di stadion masih perlu ada penambahan fasilitas lain oleh pedagang sendiri, yakni dinding pembatas.
Ditarik Iuran
Selain itu, lantainya juga masih berupa tanah. Jadi, pedagag harus menambah sendiri kekurangannya. Kendati mereka juga sudah ditarik iuran untuk pembuatan lapak, yakni kios Rp 722 ribu, los Rp 241 ribu dan lesehan Rp 181 ribu.
Aktivitas Lembaga Kontrol dan Advokasi, Harsono SH berharap ada ketegasan dari Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar.
"Mestinya dinas terkait yang mengawali. Kami yakin, pedagang pasti akan menaati," katanya. Dalam pelaksanaan proyek, keterlbatan dinas sangat diperlukan. Apalagi pembangunan Pasar Tumenggungan menyedot dana yang besar mencapai Rp 48 miliar.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar, H Azam Fatoni SH MSi berharap pedagang sudah pindah ke stadion sebelum Pasar Tumenggungan dibangun mulai pertengahan Mei mendatang. "Pemindahan pedangan masih menunggu hingga akhir bulan ini," tegasnya. (K5-53/suaramerdeka)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
Ratmi (54), seorang pedagang mengatakan, kalau pindah ke stadion belum tentu dagangannya laku. Apalagi, dia yang menjual sayuran itu tidak harus menunggu terlalu lama, karena dagangannya pasti akan layu. "Jika mau pindah ke stadion, ayo bareng-bareng," katanya.
Sesuai rencana, pemindahan pedagang diatur secara bertahap. Dimulai dari pedagang Pasar Pagi terlebih dahulu. Pedagang lainnya seperti konfeksi dan pedagang kelontong.
Sesuai rencana, pemindahan pedagang diatur secara bertahap. Dimulai dari pedagang Pasar Pagi terlebih dahulu. Pedagang lainnya seperti konveksi dan pedagang kelontong.
Kepala Desa Kawedusan, yuswanto yang juga Panitia Penempatan dan Relokasi Pasar Tumenggungan mengemukakan, lapak yang dibangun di stadion masih perlu ada penambahan fasilitas lain oleh pedagang sendiri, yakni dinding pembatas.
Ditarik Iuran
Selain itu, lantainya juga masih berupa tanah. Jadi, pedagag harus menambah sendiri kekurangannya. Kendati mereka juga sudah ditarik iuran untuk pembuatan lapak, yakni kios Rp 722 ribu, los Rp 241 ribu dan lesehan Rp 181 ribu.
Aktivitas Lembaga Kontrol dan Advokasi, Harsono SH berharap ada ketegasan dari Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar.
"Mestinya dinas terkait yang mengawali. Kami yakin, pedagang pasti akan menaati," katanya. Dalam pelaksanaan proyek, keterlbatan dinas sangat diperlukan. Apalagi pembangunan Pasar Tumenggungan menyedot dana yang besar mencapai Rp 48 miliar.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar, H Azam Fatoni SH MSi berharap pedagang sudah pindah ke stadion sebelum Pasar Tumenggungan dibangun mulai pertengahan Mei mendatang. "Pemindahan pedangan masih menunggu hingga akhir bulan ini," tegasnya. (K5-53/suaramerdeka)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!