MIRIT (The Independent News) - Rekonstruksi kasus pembunuhan yang terjadi di Pantai Suwuk Kebumen beberapa waktu lalu dilakukan di Pantai Lembupurwo Mirit Kebumen, Selasa (3/4). Rekonstruksi terpaksa dilakukan di tempat yang jauh dari TKP untuk menjaga keamanan tersangka. Sebab, saat pra rekonstruksi di TKP yang digelar beberapa hari sebelumnya, warga sekitar hendak meluapkan kekesalannya pada tersangka AS (19) warga Desa Sidourip Binangun Cilacap, yang dianggap telah mencemari nama baik Pantai Suwuk.
Rekonstruksi yang dipimpin Kapolres Kebumen AKBP Heru Trisasono SIK MSi memperlihatkan AS melakukan 24 adegan saat ia melakukan aksi sadisnya menghabisi nyawa Ratih (17) pelajar warga Desa Pesawahan Binangun Cilacap, yang tak lain adalah kekasihnya sendiri.
Dari hasil rekonstruksi tersebut diketahui pula bahwa sebelum dibunuh, AS mengajak kekasihnya berhubungan badan. Adegan diawali dari kedatangan AS bersama korban ke Pantai Suwuk berboncengan mengendarai sepeda motor B 6173 FUW milik korban. Adegan berikutnya, keduanya berhubungan layaknya suami istri di kursi warung yang ada di pinggir pantai.
Setelah itu, korban dicekik dan dipukul dengan kayu. Pelaku kemudian mengambil sepeda motor dan melindas tubuh korban. Sebelum kabur, pelaku menyeret korban ke bibir pantai dengan maksud agar hanyut terbawa ombak.
Kasus tersebut terkuak karena mayat korban tidak hanyut ke tengah laut. Ketika ditemukan pada Minggu (25/3) pagi, mayat korban hanya mengenakan BH. Berkat kejelian petugas, kasus penemuan mayat tanpa identitas di Pantai Suwuk terungkap hanya dalam waktu 1x24 jam. AS ditangkap di rumahnya berikut sepeda motor milik korban yang diambil begitu menghabisi nyawa korbannya. (bb-01/suk/kr)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
Rekonstruksi yang dipimpin Kapolres Kebumen AKBP Heru Trisasono SIK MSi memperlihatkan AS melakukan 24 adegan saat ia melakukan aksi sadisnya menghabisi nyawa Ratih (17) pelajar warga Desa Pesawahan Binangun Cilacap, yang tak lain adalah kekasihnya sendiri.
Dari hasil rekonstruksi tersebut diketahui pula bahwa sebelum dibunuh, AS mengajak kekasihnya berhubungan badan. Adegan diawali dari kedatangan AS bersama korban ke Pantai Suwuk berboncengan mengendarai sepeda motor B 6173 FUW milik korban. Adegan berikutnya, keduanya berhubungan layaknya suami istri di kursi warung yang ada di pinggir pantai.
Setelah itu, korban dicekik dan dipukul dengan kayu. Pelaku kemudian mengambil sepeda motor dan melindas tubuh korban. Sebelum kabur, pelaku menyeret korban ke bibir pantai dengan maksud agar hanyut terbawa ombak.
Kasus tersebut terkuak karena mayat korban tidak hanyut ke tengah laut. Ketika ditemukan pada Minggu (25/3) pagi, mayat korban hanya mengenakan BH. Berkat kejelian petugas, kasus penemuan mayat tanpa identitas di Pantai Suwuk terungkap hanya dalam waktu 1x24 jam. AS ditangkap di rumahnya berikut sepeda motor milik korban yang diambil begitu menghabisi nyawa korbannya. (bb-01/suk/kr)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

wong edan kekasih kan harusnya dikasihi
ردحذفanu gemblunglah bocah siki
ردحذفwes pada kesetanen....
ردحذفmulane pacarane ajah nang sepi2an
Hihihi atutttttt
ردحذفWaw
ردحذفAstaqfirlloh. Baru pacaran saja sepeti itu... Hukum kebiri saja pak..
ردحذفإرسال تعليق
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!