KEBUMEN (The Independent News) - Dari pada wira-wiri cari kerja, mending wirausaha. Slogan Pemerintah itu sudah 2 (dua) tahun lalu sudah dipegang oleh Yosep Tegar Giri Prasetyo. Atau biasa dipanggil Yosep. Pemuda 26 tahun lulusan Amikom Yogyakarta memilih Wirausaha sebagai jalan rezekinya. Yosep mengaku dulu sering melamar kerja ke sana kemari, bermodal ijazah kuliahnya. Namun tidak pernah membuahkan hasil, maka hobinya memelihara burung ia jadikan usahanya. Ia berfikir dengan usaha yang berbasiskan hobi maka ia akan dengan senang hati menekuninya. Dan ternyata benar, dengan telaten dan semangat tidak pernah menyerah, Akhirnya jerih payahnya beternak burung berkicau.
Di kandang seluas 8 x 15 m di rumahnya RT 1 RW 2 Panjer ia berternak berbagai jenis burung berkicau, seperti Kenari, Kacer dan Jalak Uren. Belajar dari buku dan saudara yang telah berpengalaman berternak burung, Yosep menerpakan seluruh ilmu yang ia peroleh dalam setiap usahanya.
Kini tak kurang 10 indukan Long Bird, beberapa Kenari, dan Kacer sudah bisa menghasilkan Rp 7 juta tiap 2 bulan sekali. Keuntungan itu ia dapatkan dari penjualan anakan burung yang ia pelihara.
Satu ekor anakan Long Bird Kepala hitam kacamata ia jual dengan harga Rp 750.000,- sementara kepala emas bisa laku hingga Rp 1 juta. Usaha ini menurut Yosep sudah tidak kebingungan saat harus mencari pembeli. Menurut bujang berbadan tegap ini, para pembeli sudah datang dengan sendirinya untuk membeli anakan.
Tidak hanya dari Kebumen, pembeli juga datang dari luar kota seperti Yogya dan Jakarta yang kerap membeli anakan dari tempatnya. Selama ia berternak burung berkicau kendala cuacalah yang menjadi penghalang usahanya. Cuaca ternyata sangat berpengaruh terhadap kesuksesan terhadap perkawinanan dan penetasan telur burung.
Kini Yosep sudah menikmati hasil usahanya, yang menuturkan untuk menjadi wirausahawan sukses harus punya semangat jual yang tinggi, jangan pernah putus asa untuk terus berusaha. (ratih tv)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
Di kandang seluas 8 x 15 m di rumahnya RT 1 RW 2 Panjer ia berternak berbagai jenis burung berkicau, seperti Kenari, Kacer dan Jalak Uren. Belajar dari buku dan saudara yang telah berpengalaman berternak burung, Yosep menerpakan seluruh ilmu yang ia peroleh dalam setiap usahanya.
Kini tak kurang 10 indukan Long Bird, beberapa Kenari, dan Kacer sudah bisa menghasilkan Rp 7 juta tiap 2 bulan sekali. Keuntungan itu ia dapatkan dari penjualan anakan burung yang ia pelihara.
Satu ekor anakan Long Bird Kepala hitam kacamata ia jual dengan harga Rp 750.000,- sementara kepala emas bisa laku hingga Rp 1 juta. Usaha ini menurut Yosep sudah tidak kebingungan saat harus mencari pembeli. Menurut bujang berbadan tegap ini, para pembeli sudah datang dengan sendirinya untuk membeli anakan.
Tidak hanya dari Kebumen, pembeli juga datang dari luar kota seperti Yogya dan Jakarta yang kerap membeli anakan dari tempatnya. Selama ia berternak burung berkicau kendala cuacalah yang menjadi penghalang usahanya. Cuaca ternyata sangat berpengaruh terhadap kesuksesan terhadap perkawinanan dan penetasan telur burung.
Kini Yosep sudah menikmati hasil usahanya, yang menuturkan untuk menjadi wirausahawan sukses harus punya semangat jual yang tinggi, jangan pernah putus asa untuk terus berusaha. (ratih tv)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
Sip lah...manfaatkan SDM dan SDA yang ada karena saya yakin warga Kebumen punya SDM dan SDA yang bagus.
ReplyDeleteBarang siapa bersungguh2 niscaya akan berhasil,
Perubahan menuju kesuksesan yang haqiqi.
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!