KEBUMEN - Dua tenaga kerja Indonesia (TKI) kakak beradik asal Desa/Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen, Kuwatman (23) dan Suparmanto (20), dikabarkan tewas bunuh diri secara bergantian di halaman asrama tempatnya bekerja, yakni pabrik kayu lapis di Sarawak, Malaysia Timur. Namun sebab-sebab kematian korban oleh pihak keluarga tidak dipercaya.
Hingga kini kedua jenazah masih berada di Sarawak. Upaya pemulangan yang rencananya dilakukan Sabtu (21/1), ditunda hingga Senin (23/1) dengan alasan tidak mendapatkan tiket pesawat.
"Informasinya batal lagi hingga dikabarkan dipulangkan hari Rabu (25/1) besok," jelas pihak keluarga yang diwakili Supriyadi (44) kepada wartawan yang menemui di rumah korban Desa Adimulyo, Senin (23/1).
Kabar tragis TKI kakak beradik yang sudah bekerja 2 tahun di pabrik kayu lapis itu, diperoleh pihak keluarga dari telepon rekan kerja korban, Kamis (20/1). Kabar tersebut menyebutkan jika Suparmanto ditemukan tewas bunuh diri dengan menggunakan sobekan kain di pohon yang ada di halaman asrama, Rabu (18/1) sekitar pukul 20.00 waktu setempat.
Tidak jauh dari lokasi adiknya gantung diri, Kamis (19/1) sekitar 03.00 waktu setempat, giliran Kuwatman ditemukan tewas dengan cara yang sama. Korban ditemukan menggantung dengan kabel. "Kami tidak percaya, masa iya kakak beradik bunuh diri bergantian," tegas Supriyadi. (Suk|KRjogja)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
Hingga kini kedua jenazah masih berada di Sarawak. Upaya pemulangan yang rencananya dilakukan Sabtu (21/1), ditunda hingga Senin (23/1) dengan alasan tidak mendapatkan tiket pesawat.
"Informasinya batal lagi hingga dikabarkan dipulangkan hari Rabu (25/1) besok," jelas pihak keluarga yang diwakili Supriyadi (44) kepada wartawan yang menemui di rumah korban Desa Adimulyo, Senin (23/1).
Kabar tragis TKI kakak beradik yang sudah bekerja 2 tahun di pabrik kayu lapis itu, diperoleh pihak keluarga dari telepon rekan kerja korban, Kamis (20/1). Kabar tersebut menyebutkan jika Suparmanto ditemukan tewas bunuh diri dengan menggunakan sobekan kain di pohon yang ada di halaman asrama, Rabu (18/1) sekitar pukul 20.00 waktu setempat.
Tidak jauh dari lokasi adiknya gantung diri, Kamis (19/1) sekitar 03.00 waktu setempat, giliran Kuwatman ditemukan tewas dengan cara yang sama. Korban ditemukan menggantung dengan kabel. "Kami tidak percaya, masa iya kakak beradik bunuh diri bergantian," tegas Supriyadi. (Suk|KRjogja)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
إرسال تعليق
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!