Tiga Kloter Asal Kebumen Telah Diberangkatkan


Tiga kelompok terbang (kloter) calon jemaah haji (calhaj) asal Kebumen yakni Kloter 1, 2 dan 3 bertolak ke Tanah Suci, Minggu (2/10/2011), dari Embarkasi Solo. Pelepasan secara simbolis dilakukan oleh Gubernur Jateng Bibit Waluyo pada Kloter 1 yang berangkat pada pukul 08.30 di Asmrama Haji Donohudan. Umi Salamah, seorang calhaj yang ikut berangkat berhaji mengaku deg-degan setelah dilepas oleh Gubernur.

Umi yang merupakan warga RT 2 RW 4 Sinungrejo, Ambal, Kebumen itu terlihat serius mendengarkan pengarahan dari Gubernur saat berada di ruang Muzdalifah, tempat acara pelepasan. Di ruangan yang memiliki luas dua kali lapangan basket itu ia bersama 370 jemaah lainnya dari kloter 1. Usai mendapatkan pengarahan, ia dan rekan-rekannya lantas satu persatu bersalaman dengan orang nomor satu di Jateng itu. "Saya deg-degan. Rasanya seperti mimpi sekarang ini (kemarin) saya akan berangkat ke Tanah Suci," kata wanita berusia 50 tahun ini.

Usia bersalaman dengan Gubernur, ia lantas menuju bus yang akan mengantarnya ke Bandara Adi Soemarmo. Di dalam bus, nenek yang mengaku sudah memiliki dua cucu ini duduk dikursi yang terletak persis dibelakang sopir. Tangan kanannya memegang tasbih, sementara bibirnya tak kumat kamit berdoa. "Saya berdoa agar diberi keselamatan selama perjalanan sampai di Tanah Suci. Semoga saya juga sehat," kata nenek yang wajahnya sudah berkeriput ini.

Usia melepas secara simbolis, Bibit Waluyo meminta seluruh masyarakat terutama keluarga jemaah calhaj berdoa agar mereka yang berhaji diberi kelancaran dan keselamatan. Dari Embarkasi Solo, ada sebanyak 33.810 calhaj dari Jateng, Yogyakarta dan Kalimantan Tengah. "Mari kita doakan agara para jemaah calon haji selamat dan lancar. Dari pengamatan saya, pelayanan tahun ini sudah lebih baik dari tahun kemarin," kata pria berkumis tipis ini.

Saat disinggung mengenai sejumlah kekurangan yang ada di asrama haji, Bibit meminta tak usah neko-neko. Apa yang ada saat ini adalah hasil kerja yang sudah maksimal dan patut diterima dan disyukuri. "Tak usah mikir neko-neko, syukuri saja apa yang ada. Semua harus diniati ibadah. Kalau mikir neko-neko malah bikin ruwet," katanya. Ia mengakui kenyamanan para calhaj sedikit terganggu lantaran adanya renovasi di beberapa bagian asrama. Namun renovasi itu bagian dari perbaikan pelayanan agar para calhaj lebih nyaman.

Ketua Panitia Penyelanggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo Iman Horamain mengatakan sesuai jadwal berturut-turut kloter 1, 2 dan 3 berangkat pada pukul 08.30, 11.00, dan 14.00. Minggu (3/10), asrama haji Donohudan sebanyak tiga kloter yakni kloter 4,5, dan 6 asal Magelang. "Besok (hari ini) kloter 4, 5 dan 6 giliran yang berangkat ke Tanah Suci. Besok juga akan datang ke asrama kloter 7, 8, dan 9 dari Wonosobo," katanya.

Ketua MUI Jateng Akhad Daroji menghimbau agar para calhaj tak lupa menjaga kesehatan. Sebab dari pengalaman tahun sebelumnya, banyak jemaah lupa menjaga kesehatan saat tiba di Tanah Suci karena terlalu sibuk beribadah. Akibatnya, banyak jemaah yang kesehatannya menurun karena kondisi fisik menurun. "Di Tanah Suci memang semua doa akan dikabulkan karena merupakan tempat yang mustajab untuk berdoa. Tapi jangan sampai jemaah lupa menjaga kesehatan," katanya.

Laporan wartawan Tribun Jogya/Ikrob Didik Irawan
Editor : budi_pras




=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

Previous Post Next Post