Mengejutkan, Banyak Penderita Gangguan Jiwa

Salah satu masalah kesehatan, yang sebenarnya lebih condong ke masalah sosial, yang sedang fenomenal di Kebumen adalah banyaknya penderita gangguan jiwa. Hasil pendataan yang dilakukan oleh 35 Puskesmas di 26 kecamatan tercatat 773 warga di Kebumen mengalami gangguan kejiwaan. Sungguh mengejutkan!

Para penderita gangguan jiwa tersebut adalah mulai dari gangguan ringan hingga yang sudah parah, bahkan hingga ada yang dipasung oleh keluarganya. Sangat disayangkan, ternyata sebagian pasien gangguan jiwa masih dalam usia produktif antara umur 17-45 tahun, ahkan adapula yang masih anak-anak.

Dari data tersebut tercatat jumlah kecamatan yang memiliki kasus penderita gangguan jiwa terbanyak adalah Pejagoan dan Kutowinangun. Sedangkan penyebannya adalah sekitar 60% karena faktor sosial ekonomi dan kemiskinan. Penyebab lain seperti keturunan atau pembawaan genetik sejak lahir cukup sedikit.

Kabid Pelayanan Kesehatan, dr Hj Rini Kristriani MKes menambahkan, berbagai upaya dilakukan oleh Pemkab Kebumen. Tahun ini sebanyak 33 pasien gangguan jiwa telah dikirim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Magelang untuk mendapat pengobatan. Mereka ialah pasien yang sudah dipasung oleh keluarga.

Menurut dr Rini, penanganan kesehatan jiwa tidak hanya ditangani dari aspek kesehatan saja. Tapi aspek-aspek kebutuhan dasar manusia juga mesti diperbaiki.

Kepala Puskesmas Pejagoan, dr Agus Sapariyanto mengatakan, jumlah pasien gangguan jiwa di wilayahnya menurun. Awalnya terdata sebanyak 102 pasien, namun saat ini tinggal 88 orang. (Ref: SuaraMerdeka)


=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

أحدث أقدم