Kita Sambut Menteri Baru Kita

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah resmi mengumumkan reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II pada selasa (18/10/11) malam.

Dalam pengantarnya sebelum mengumumkan susunan kabinet, SBY menjelaskan bahwa perombakan kabinet kali ini didasarkan pada lima hal. Yakni evaluasi kinerja dan integritas, prinsip the right man on the right place, kebutuhan organisasi kabinet, masukan dan aspirasi masyarakat dalam satu tahun terakhir, serta pertimbangan faktor persatuan dalam kemajemukan. Inilah nama-nama yang disebutkan dalam pidatonya di Kantor Kepresidenan malam tadi:

1. Menteri ESDM Jero Wacik
Sebelumnya, Jero menjadi Menteri Kebudayaan dan Pariwisata. Ia juga menjabat sebagai anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat.

2. Menteri Perhubungan EE Mangindaan
Sebelumnya, ia menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera. Ia juga menjadi anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat.

3. Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu
Sebelumnya, Marie menduduki kursi Menteri Perdagangan yang kini dijabat oleh Gita Wirjawan. Marie adalah pakar ekonomi Universitas Indonesia (UI) dan peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS).

4. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan
Sebelumnya, Gita menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Gita adalah mantan presiden direktur JP Morgan Indonesia dan pendiri Ancora Capital.

5. Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin
Amir menggantikan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Patrialis Akbar. Ia adalah Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat.

6. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Azwar Abubakar
Azwar menggantikan EE Mangindaan yang kini memegang Menteri Perhubungan. Saat ini Azwar adalah anggota Komisi I DPR dan mantan plt Gubernur Nangroe Aceh Darussalam (NAD).

7. Menteri BUMN Dahlan Iskan
Dahlan menggantikan Mustafa Abubakar yang baru saja sembuh dari operasi jantung. Dahlan adalah direktur utama PLN dan CEO Jawa Pos Group.

8. Kepala BIN Letjen TNI Marciano Norman
Marciano sebelumnya menjabat sebagai mantan Pangdam Jaya dan Komandan Paspampres.

9. Menteri Lingkungan Hidup Berth Kambuaya
Bert adalah rektor Universitas Cendrawasih (Uncen) Papua. Dia menggantikan Gusti Muhammad Hatta.

10. Menteri Kelautan dan Perikanan Cicip Syarif Sutardjo
Cicip adalah wakil ketua umum Partai Golkar. Dia dikenal sebagai pengusaha papan atas dan pernah menjadi pengurus HIPMI serta KADIN.

11. Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz
Djan Faridz menggantikan Suharso Monoarfa yang mengundurkan diri pada 12 Oktober 2011. Sebelumnya, Djan adalah anggota senator asal DKI Jakarta dan dikenal sebagai pengusaha properti.

12. Menristek Gusti Muhammad Hatta
Gusti sebelumnya menteri Lingkungan Hidup menggantikan politisi PKS Suharna Surapranata. Gusti adalah guru besar Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Dengan dikumandangkannya pengumuman tersebut berarti ada tujuh menteri yang dicopot dan 4 menteri digeser. Tujuh menteri yang dicopot adalah Freddy Numberi (Menhub), Suharna Surapranata (Menristek), Suharso Monoarfa (Menpera), Darwin Zahedy Saleh (Menteri ESDM), Mustafa Abubakar (Menteri BUMN), Fadel Muhammad (Menteri Kelautan), dan Patrialis Akbar (Menkumham).

SBY menegaskan, reshuffle kali ini dijalankan secara sistemik dan akuntabel, direncanakan dengan baik dan mempertimbangkan beberapa faktor. Ia mencontohkan, jika menyangkut parpol tertentu, maka pihaknya berkonsultasi dengan pimpinan parpol yang bersangkutan, dan jika ada informasi dari masyarakat terlebih dahulu dilakukan investigasi untuk menghindari adanya fitnah.

Terkait dengan pengangkatan sejumlah wakil menteri yang banyak mengundang kritik, SBY menjelaskan bahwa jumlah menteri/anggota kabinet setelah reshuffle jumlahnya tetap, yakni 34 menteri. “Jadi tidak ada penambahan atau penggemukan,” tegas Presiden.

SBY juga menjelaskan, dalam reshuffle ini ada dua pos parpol yang berkurang, yakni satu pos menteri dari Demokrat dan satu pos menteri dari PKS.

Kabinet Indonesia Bersatu II setelah Reshuffle

Menteri Koordinator
1. Menko Polhukam: Marsekal (Purn) Djoko Suyanto
2. Menko Perekonomian: Hatta Rajasa
3. Menko Kesra: Agung Laksono
4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi

Menteri
1. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
2. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
3. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
4. Menteri Hukum dan HAM: Amir Syamsuddin
5. Menteri Keuangan: Agus Martowardojo
6. Menteri ESDM: Jero Wacik
7. Menteri Perindustrian: MS Hidayat
8. Menteri Perdagangan: Gita Wirjawan
9. Menteri Pertanian: Suswono
10. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan
11. Menteri Perhubungan: EE Mangindaan
12. Menteri Kelautan dan Perikanan: Sharif Cicip Sutardjo
13. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
14. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
15. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih
16. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional: Mohammad Nuh
17. Menteri Sosial: Salim Segaf Al Jufri
18. Menteri Agama: Suryadharma Ali
19. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Mari Elka Pangestu
20. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
21. Menteri Riset dan Teknologi: Gusti Muhammad Hatta
22. Menteri Koperasi dan UKM: Syarifudin Hasan
23. Menteri Lingkungan Hidup: Balthazar Berth Kambuaya
24. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Amalia Sari Gumelar
25. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Azwar Abubakar
26. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faisal Zaini
27. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana
28. Menteri BUMN: Dahlan Iskan
29. Menteri Pemuda dan Olahraga: Andi Alifian Mallarangeng
30. Menteri Perumahan Rakyat: Djan Faridz
(inilah, suaramerdeka)

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP

Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

أحدث أقدم