Setelah berhasil membidik pasar lokal dalam beberapa tahun terakhir ini, perajin bordir manual Kebumen kini harus berpikir keras, bagaimana bisa bertahan dari gempuran bordir komputer yang kini merebak di Kebumen.
“Bordir komputer kini semakin diminati masyarakat karena prosesnya lebih cepat dan rapi. Kami yang menggunakan cara manual, harus kuat bertahan,” papar Dewi Asmiatun (30), seorang perajin bordir manual di Dukuh Karangdowo Desa Roworejo Kebumen, Jumat (28/10).
Kerajinan bordir manual dengan mesin jahit biasa akhir-akhir ini menghadapi pesaing berat berupa usaha bordir berpiranti komputer. Untuk penggarapan desain-desain tertentu seperti huruf atau pola-pola geometris, kecepatan bordir komputer sulit disaingi bordir manual. Bila rancangan selesai diprogram oleh komputer, dengan menekan tombol enter pada keyboar, bordi rpun tergarap dalam tempo singkat.
“Namun ada kelebihan bordir manual yang tak dimiliki bordir komputer, yaitu dalam memproses desain berbentuk garis lengkung. Bordir manual pun terkesan lebih luwes dan alami, komposisi warna dan bentuk pun lebih beragam,” beber Dewi. (Dwi|KRJogja)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP
“Bordir komputer kini semakin diminati masyarakat karena prosesnya lebih cepat dan rapi. Kami yang menggunakan cara manual, harus kuat bertahan,” papar Dewi Asmiatun (30), seorang perajin bordir manual di Dukuh Karangdowo Desa Roworejo Kebumen, Jumat (28/10).
Kerajinan bordir manual dengan mesin jahit biasa akhir-akhir ini menghadapi pesaing berat berupa usaha bordir berpiranti komputer. Untuk penggarapan desain-desain tertentu seperti huruf atau pola-pola geometris, kecepatan bordir komputer sulit disaingi bordir manual. Bila rancangan selesai diprogram oleh komputer, dengan menekan tombol enter pada keyboar, bordi rpun tergarap dalam tempo singkat.
“Namun ada kelebihan bordir manual yang tak dimiliki bordir komputer, yaitu dalam memproses desain berbentuk garis lengkung. Bordir manual pun terkesan lebih luwes dan alami, komposisi warna dan bentuk pun lebih beragam,” beber Dewi. (Dwi|KRJogja)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!