PANDEGLANG--Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa Ujian Nasional (UN) bukanlah 'hantu'. Pemerintah sudah melakukan persiapan untuk melaksanakan UN itu. UN berfungsi untuk mengukur penguasaan materi siswa yang diajarkan selama tiga tahun.
"UN bukan hantu, bukan momok. Kita ingin mengukur apakah mereka menguasai materi yang diajarkan selama tiga tahun agar bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi," kata Presiden SBY saat melakukan peninjauan di SMP Negeri 2 Labuan, Kamis (28/1).
Menurut Presiden SBY, hanya sedikit masyarakat yang tidak setuju UN. Kalau ada yang tidak lulus, kata Presiden, dari dulu juga terjadi.
Presiden SBY, menambahkan, tidak berarti karena satu orang tidak lulus maka UN dibatalkan. ''Yang menentukan baik tidak baiknya sebuah bangsa dimulai dari empat hal, pertama tingkat pendidikan, kedua tingkat kesehatan, tiga penghasilan rumah tangga, dan empat lingkungan hidup rumah tangga," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Presiden SBY menyempatkan diri meninjau proses kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 2 Labuan. Di kelas 9E, Presiden sempat mengajar mata pelajaran matematika tentang persamaan kuadrat kepada para siswa. Di kelas berikutnya, Presiden mengajar mata pelajaran bahasa Inggris.

(republika.co.id)
PRINT HALAMAN INI..!!
"UN bukan hantu, bukan momok. Kita ingin mengukur apakah mereka menguasai materi yang diajarkan selama tiga tahun agar bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi," kata Presiden SBY saat melakukan peninjauan di SMP Negeri 2 Labuan, Kamis (28/1).
Menurut Presiden SBY, hanya sedikit masyarakat yang tidak setuju UN. Kalau ada yang tidak lulus, kata Presiden, dari dulu juga terjadi.
Presiden SBY, menambahkan, tidak berarti karena satu orang tidak lulus maka UN dibatalkan. ''Yang menentukan baik tidak baiknya sebuah bangsa dimulai dari empat hal, pertama tingkat pendidikan, kedua tingkat kesehatan, tiga penghasilan rumah tangga, dan empat lingkungan hidup rumah tangga," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Presiden SBY menyempatkan diri meninjau proses kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 2 Labuan. Di kelas 9E, Presiden sempat mengajar mata pelajaran matematika tentang persamaan kuadrat kepada para siswa. Di kelas berikutnya, Presiden mengajar mata pelajaran bahasa Inggris.

(republika.co.id)
PRINT HALAMAN INI..!!
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!