The Independent News - Waluyo (56) warga Desa Sidomukti, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen nekad mengahiri hidupnya dengan cara gantung diri. Pria yang dalam kesehariannya sebagai tani ini nekad melakukan hal tersebut karena penyakit paru-paru yang dideritanya tak kunjung sembuh.
Korban ditemukan oleh Tumino (70) sekitar pukul 04.30 WIB saat dirinya hendak pergi ke mushala. Waluyo ditemukan gantung diri dengan seutas tali di blandar rumah kosong milik Lasino yang berada di samping rumah korban.
Sebelum melakukan ksinya, rupanya korban menulis sebuah surat wasiat. Polisi menemukan surat yang ditulis tangan oleh korban ketika dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Sabtu (17/12). Surat wasiat ditulis di kertas bekas kalender. Salah satu isi wasiyatnya adalah korban ingin jenazahnya dimakamkan di samping makam adiknya, Lasino. (bkb-01/ix)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP
Korban ditemukan oleh Tumino (70) sekitar pukul 04.30 WIB saat dirinya hendak pergi ke mushala. Waluyo ditemukan gantung diri dengan seutas tali di blandar rumah kosong milik Lasino yang berada di samping rumah korban.
Sebelum melakukan ksinya, rupanya korban menulis sebuah surat wasiat. Polisi menemukan surat yang ditulis tangan oleh korban ketika dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Sabtu (17/12). Surat wasiat ditulis di kertas bekas kalender. Salah satu isi wasiyatnya adalah korban ingin jenazahnya dimakamkan di samping makam adiknya, Lasino. (bkb-01/ix)
=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP
Post a Comment
Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!